Hewan Kurban yang Sakit akan Diberi Tanda Kalung

0
322 views
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Abduh Surahman memeriksa gigi sapi yang dijual di Jalan KH. Hasyim Ashari, Kota Tangerang, Senin (22/7). Foto: HAIRUL ALWAN/RADAR BANTEN

TANGERANG – Jelang Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang mulai memeriksa hewan kurban di sejumlah lapak pedagang, Jalan KH. Hasyim Ashari, Kecamatan Cipondoh, Senin (22/7). Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan gigi, mata, kaki, kotoran, kulit dan bagian fisik lainnya.

Pantauan Radar Banten petugas memeriksa sekira tiga sapi. Satu persatu sapi diperiksa pada bagian gigi, kulit, dan keaktifannya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Abduh Surahman mengatakan, terdapat beberapa titik lapak di Kota Tangerang yang sudah dilakukan pemeriksaan.

”Kami sudah melakukan pemeriksaan kepada beberapa lapak pedagang dan akan terus berlangsung sampai Idul Adha mendatang,” katanya di sela-sela pemeriksaan.

Abduh mengungkapkan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada hewan kurban yang mengandung penyakit.

“Kalau ditemukan hewan tidak sehat, kami akan berikan tanda berupa kalung. Nanti kami berikan vitamin, dan akan terus kami pantau. Jika sudah sehat, maka kalung akan dilepas,” ungkap mantan kepala Dinas Pendidikan itu.

Untuk sapi yang dijual, kebanyakan dari Jawa Timur dan Nusa Tenggara. Hasil pemeriksaan, hingga kemarin belum ada hewan kurban yang memiliki penyakit.

Sementara itu, drh Ibnu mengungkapkan, untuk membeli hewan kurban yang sehat masyarakat bisa mengenali dari bentuk fisik hewan. Beberapa cirinya, mata bening, hidung bersih, air liur tidak berlebihan, bernapas normal dan tidak batuk-batuk ngorok, dan kotoran tidak berdarah.

”Kami memasang spanduk tentang apa saja yang mesti diperhatikan fisik hewan,” ungkapnya. (one/asp/sub)