Hina Bupati, Yasser Arafat Terancam 4 Tahun Penjara

SERANG – Yasser Arafat Yusmantoro (44), terancam pidana empat tahun penjara dan denda Rp750 juta. Kemarin (28/1), di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Yasser Arafat didakwa atas penghinaan terhadap Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. 

Yasser oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Banten Devy Suryani didakwa secara alternatif. Dakwaan kesatu, melanggar Pasal 45 ayat (3) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Atau dakwaan kedua, Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) UU yang sama.

Diuraikan JPU, perbuatan Yasser itu telah dilakukan sejak 2017 lalu. Berawal dari Yasser yang mengunggah fotonya dengan latar belakang Pendopo Bupati Serang di akun Instagram miliknya. Foto itu memuat keterangan tertulis dari Yasser. Dia menantang Tatu yang dituduh bermain curang pada Pilgub Banten.

“Heeiii tatu….!!!! Keluar kau…jangan sembunyi digedung milik rakyat….bawa pasukanmu hadapi saya YASSER BANTEN kalau mau bermain curang di pilgub banten,” kata JPU saat membacakan surat dakwaan. 

Selain itu, Yasser juga membuat tulisan bernada penghinaan terhadap Tatu Chasanah. “Kepala daerah yang dablek, culas mimpin ga benar,” tutur JPU.

Dua tahun berselang atau pada 6 Agustus 2019, Yasser mengunggah foto Tatu Chasanah dan tulisan pada akun facebooknya. Unggahan yang dibuat sekira pukul 19.19 WIB itu dinilai berisi fitnah dan pencemaran nama baik Tatu Chasanah. Yasser menuding rencana kerja sama antara Pemkab Serang dan pemerintah kota di China untuk mengelola sumber daya di Kabupaten Serang sebagai upaya mencari modal Pilkada 2020.

“Selamat datang China di kabupaten serang…. Daku MENCIUM AROMA CARI MODAL PILKADA 2020 KAH….??????,” kata JPU di hadapan majelis hakim yang dipimpin oleh Heri Kristijanto.

Unggahan Yasser di akun media sosial (medsos) miliknya itu kemudian dibaca oleh Daddy Hartadi. Unggahan tersebut diberitahukan Daddy kepada Nur Amrin, selaku staf khusus bupati Serang.

“Setelah mengetahui hal tersebut saksi Daddy Hartadi menghubungi saksi Nur Amrin selaku staf khusus dari saksi Ratu Tatu Chasanah karena dalam postingan tersebut ada kalimat yang ditujukan kepada saksi Ratu Tatu Chasanah,” kata JPU.

Amrin kemudian menelusuri informasi dengan memeriksa akun medsos milik Yasser. Tulisan bernada penghinaan itu di-screenshoot oleh Amrin dan dilaporkan kepada Tatu Chasanah. Tidak terima, Tatu Chasanah memutuskan melaporkan Yasser ke Mapolda Banten.

Usai menerima laporan, dilakukan penyelidikan oleh penyelidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Banten. Setelah alat bukti dianggap cukup, perkara itu dinaikkan ke tahap penyidikan. Yasser juga ditetapkan sebagai tersangka.

Usai pembacaan surat dakwaan, Yasser yang didampingi kuasa hukumnya menyatakan tidak keberatan. Sidang ditunda dan digelar kembali pekan depan. “Dengan demikian sidang dinyatakan ditutup dan ditunda pada Selasa pekan depan dengan agenda saksi,” kata Heri. (mg05/nda/ira)