Hina Satpol PP, PKL di Lebak Minta Maaf

0
444 views

LEBAK – Oknum pedagang kaki lima (PKL) bernama Wawan melakukan penghinaan terhadap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Dalam cuitannya di media sosial Facebook, Wawan dengan akun Wahyu Duda Muda ini menghina dan menebar fitnah terhadap Satpol PP.

Postingan pada Selasa (23/7) tersebut berbunyi “Dunia alabatan milik akang tribun/satpol pp, nelegan duit haram…nu usaha halal diusiran… Kunaon JABLAY berang peting te ditewakan nu duitna tebarokah/haram….apa mun ditewakan JABLAY kumaneh eweh jeng tempat ojos2nya… Sakola luhur ari otak jeng pendidikan alabatan doang nu te sakola… Sugan Allah mere ajab nu parah kamanehna”. Tidak lama kemudian, postingan tersebut dihapus yang bersangkutan. Satpol PP Lebak kemudian melakukan investigasi dan menemukan pemilik akun tersebut.

Wawan didampingi pengurus paguyuban PKL dan Babinsa mendatangi kantor Dinas Satpol PP Lebak. Dia meminta maaf terkait postingannya di media sosial Facebook yang telah merendahkan dan menghina institusi Satpol PP.

“Pelaku penghinaan dan fitnah telah minta maaf. Dia mengaku khilaf dan tidak bisa membuktikan postingannya tersebut,” kata Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Lebak Abdurazak, Jumat (26/7).

Dia menegaskan, apa yang disampaikan Wawan di media sosial Facebook tidak benar. Jika ada anggotanya yang memakan uang haram atau setoran dari PKL harus dibuktikan agar tidak menimbulkan fitnah. Karena itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan gegabah, karena dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain.

“Postingan Wawan membuat geram rekan-rekan Satpol PP di Lebak dan Banten. Tapi kita berhasil redam dan yang bersangkutan langsung minta maaf. Karena itu, kita tidak jadi melaporkan Wawan ke polisi dengan delik melanggar Undang-Undang Tentang ITE,” paparnya.

Wawan dalam klarifikasinya di hadapan Satpol PP Lebak mengaku menyesal dan meminta maaf atas postingan tersebut. Dia mengaku khilaf, karena telah melecehkan dan menghina institusi Satpol PP.

“Saya mohon maaf kepada Satpol PP Lebak, Banten, dan di seluruh Indonesia. Poatingan tersebut tidak benar,” ungkapnya. (Mastur)