CILEGON – Panita Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-18 Kota Cilegon menggunakan fingerprint untuk memastikan keabsahan 413 peserta MTQ yang sudah didaftarkan oleh masing-kafilah dari delapan kecamatan.

Saat registrasi ulang, peserta mencocokkan sidik jarinya dengan data peserta yang sudah terdaftar di panitia.

MTQ ke-18 diselenggarakan mulai 11 hingga 15 Februari 2019 di Kecamatan Purwakarta. Malam ini Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi akan membuka acara tersebut.

Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Cilegon Abdullah Syarief mengatakan, proses fingerprint  setelah technical meeting. “Fingerprint dilakukan untuk menghindari joki dan mengefektifkan perlombaan. Tahun sebelumnya belum,” ujarnya, Selasa (12/2).

Ahmad Khairul Wildan, peserta cabang tilawah remaja dari kafilah Kecamatan Grogol mengatakan, fingerprint dilakukan untuk memastikan datanya benar-benar valid. “Bagus ini supaya pelaksanaan benar-benar baik,” katanya. (Fauzan/Aas)