Hindari Kerumunan, Nataru Dijaga Ketat

0
1644

SERANG – Pemkot Serang akan memperketat protokol kesehatan (prokes) pada saat perayaan natal dan tahun baru (Nataru) yang akan berlangsung akhir Desember 2020. Langkah ini dilakukan untuk menghindari lonjakan kasus Covid-19 di Kota Serang.

Demikian diungkapkan Walikota Serang Syafrudin usai menggelar rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Serang di ruang rapat Walikota Serang, Rabu (16/12).

Syafrudin mengatakan, hari Natal dan Tahun Baru telah disepakati antara TNI Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk menempatkan personel di area potensi kerumunan agar pelaksanaan keduanya tak melanggar prokes. “10 Gereja di Kota Serang akan kita amankan bersama,” ujarnya.

Kata Syafrudin, penempatan personel khusus dilakukan untuk membuat suasana ibadah aman dan tetap melaksanakan prokes sebagai upaya menekan angka Covid-19. Karena, umat Kristen yang merayakan Natal di Kota Serang berasal dari luar daerah. “Karena di Cilegon, pandeglang dan Kabupaten Serang tidak ada Gereja. Maka, kami mengimbau warga di luar Kota Serang dilaksanakan secara virtual. Sedangkan untuk warga Kota Serang dilakukan sesuai shift yang akan diatur kemudian,” terangnya,

Kemudian untuk Tahun Baru, Forkopimda bersepakat menutup semua tempat hiburan dan lokasi pusat keramaian di Kota Serang. Tujuannya, agar masyarakat merayakan pergantian tahun di rumah masing-masing atau aktivitas seperti biasa. “Penjagaan akan dilakukan secara bersama-sama dengan menempatkan personel,” katanya.

Senada dikatakan Kepala Satpol PP Kota Serang, Kusna Ramdani. Kata dia, Satpol PP akan melaksanakan kesepakatan bersama Forkopimda terkait dengan pengamanan gabungan TNI, Polri dan Dishub untuk mengamankan pelaksanaan Nataru. “Sesuai hasil rapat. Kita akan menutup dan memperketat pelaksanaan Nataru. Teknisnya, kami tindaklanjuti bersama,” katanya. (fdr/air)