Hingga Kemarin 9.128 Kendaraan Diputar Balik

Petugas gabungan memeriksa kendaraan yang bernopol luar daerah, di Jalan Jenderal Sudirman, Kemang, Panancangan Kota Serang, Selasa (19/5). Selain memeriksa suhu tubuh, petugas juga memeriksa kartu tanda pengenal atau domisili pengendara untuk mengenali pemudik dari luar daerah.

SERANG – Hingga Jumat (29/5), sebanyak 9.128 kendaraan bermotor diminta putar balik saat akan melintas di wilayah hukum Polda Banten. Ribuan kendaraan itu dipaksa putar balik untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Jumlah kendaraan yang diputar balikan tertinggi di pos check point Cikande Asem sebanyak 2.127 kendaraan, pos Gerem sebanyak 1.962 kendaraan, simpang pusri 1.310 kendaraan, Citra Raya sebanyak 1.099,” kata Direktur Lalulintas Polda Banten Komisaris Besar (Kombes) Pol Wibowo, Jumat (29/5).

Diketahui Polda Banten telah mendirikan 15 pos check point mulai dari Tangerang hingga Merak, Kota Cilegon. Delapan check point digunakan untuk mengantisipasi kendaraan yang menuju wilayah timur, khususnya kendaraan dari arah Jabodetabek. “Tujuh pos check point lainnya akan kita gunakan untuk mengantisipasi arus balik dari atau menuju wilayah Sumatera atau wilayah sisi Barat,” bebernya.

Sesuai instruksi Kapolri Jenderal Idham Azis, kata Wibowo, pelaksanaan Operasi Ketupat Kalimaya diperpanjang hingga 7 Juni 2020. Operasi yang digelar sejak 24 April itu semula berakhir hingga 30 Mei 2020. Lantaran arus kendaraan yang hendak masuk ke Jakarta masih tinggi, operasi diperpanjang.

“Untuk mendinamisir situasi khususnya pasca pelaksanaan operasi, kegiatan masih akan kita perpanjang sampai tanggal 7 Juni melalui kegiatan operasi yang kita tingkatkan,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Kepala Departemen Manajemen Humas dan CSR Rawiyah Hijjah sebanyak 1.731 kendaraan arah menuju Jakarta diminta putar balik oleh petugas gabungan di Gerbang Tol Cikupa. Pengendara tersebut tidak memiliki dan menunjukan Surat Ijin Keluar Masuk Kendaraan (SIKM) terhitung sejak 27 hingga 28 Mei 2020.

“Pada tanggal 27 Mei sebanyak 865 unit kendaraan yang diputar balikan, dan pada tanggal 28 Mei kemarin ada 866 kendaraan yang diputar balikan di gerbang tol Cikupa. Jumlah kendaraan arah Jakarta yang diputarbalikan tercatat karena kita menyiapkan dua gardu dedicated untuk tempat berputar,” katanya.

Rawiyah menjelaskan kendaraan yang diputar balikan oleh petugas gabungan dari kepolisan, TNI, Satpol PP, Dishub didominasi kendaraan pribadi. Mereka tidak bisa menunjukan SIKM dan tidak sesuai dengan protokol kesehatan PSBB.

“Sejak tanggal 12 Mei yang lalu didirikan check point kilometer 30 di Gerbang Tol Cikupa Ruas Tol Tangerang-Merak dan tiga titik posko check point di Exit Gerbang Tol Cilegon Timur, Exit Gerbang Tol Cilegon Barat dan Gerbang Tol Merak,” ujarnya. (bry/nda)