Hingga Mei, Capaian Target Penggunaan KB Meningkat

Keluarga Berencana

SERANG – Pencapaian target peserta program keluarga berencana (KB) baru, hingga bulan Mei tahun ini meningkat, hal tersebut dikarenakan semakin sadarnya masyarakat saat ini yang mengikuti KB demi menciptakan keluarga yang sejahtera.

“Untuk tahun ini target BKKBN Provinsi Banten untuk peserta KB baru sebesar 461.260 peserta, namun terhitung hingga bulan Mei telah tercapai 107.443 peserta atau 23,29 persen. Sedangkan peserta KB aktif dari target sebanyak 1.509.858 peserta, hingga bulan Mei telah mencapai 1.716.344 peserta, atau sebesar 113,70%,” papar Kasubid Advokasi dan KIE BKKBN Provinsi Banten, Ade Anwar, Senin (11/7).

Lanjutnya, dari data tersebut jelas terlihat keberhasilan program KB di Provinsi Banten, dari tahun ke tahun terdapat peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi masyarakat di berbagai tingkatan. “Karena berhasil atau tidaknya program KB itu kan, kembali lagi bagaimana masyarakat mendukung program KB,” katanya.

Program KB tersebut juga tidak terlepas dari tangan-tangan para stakeholder atau pemangku kepentingan yakni gubernur, bupati dan walikota dalam mendukung program KB. “Partisipasi dari para stakeholder juga tidak dapat dikesampingkan, karena merekalah yang dapat mendukung program Kependudukan KB dan Program Keluarga,” ujarnya.

Selain itu, dukungan yang diberikan juga ditandai dengan adanya anggaran-anggaran yang diberikan melalui APBD tingkat provinsi dan APBD tingkat kabupaten dan kota. “Jadi setiap tahun kita diberikan anggaran untuk KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga),” ungkapnya.

Metode kontrasepsi yang dianjurkan diantaranya MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) yakni implan dan IUD (spiral), sedangkan Metode Non MKJP yakni suntik, pil dan kondom. Rata-rata usia penggunaan alat kontrasepsi tersebut atau peserta KB baru dan peserta KB aktif yakni berkisar usia 15 hingga 49 tahun, karena pada masa itulah wanita sudah mampu bereproduksi. (Wirda)