Hitung Harga Pembelian Lahan Warga, Dover Minta Bantuan Pemkot

CILEGON – PT Dover Chemical meminta bantuan Pemkot Cilegon untuk menghitung harga lahan di lingkungan Kalibaru, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol. Rencananya, pabrik kimia itu akan membebaskan lahan di sekitar perusahaan yang sering terdampak bau kimia.

General Affair PT Dover Chemical Dade Suparna saat dikonfirmasi Radar Banten menuturkan, pada Senin (25/11) lalu pihaknya telah menemui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati. Dalam pertemuan itu PT Dover meminta bantuan Pemkot Cilegon untuk menyiapkan tim penilai (appraisal) guna mengkaji kelaikan harga tanah milik warga. “Pemkot sudah siap, jadi nanti tim appraisal-nya dari pemerintah,” ujar Dade kepada Radar Banten, Senin (2/12).

Kendati tim appraisal berasal dari Pemkot Cilegon, tetapi untuk proses peninjauan lokasi akan didampingi oleh perwakilan perusahaan dan juga masyarakat. Hal tersebut agar tidak kecurigaan pada proses pengkajian harga. Selain itu, hal tersebut dilakukan agar masyarakat bisa menerima harga pembelian lahan yang telah ditetapkan oleh tim penilai.

Menurutnya, upaya bedol desa sempat akan dilakukan pada 2016 lalu. Namun yang menjadi persoalan adalah warga tidak menerima harga pembelian lahan sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh tim penilai.

Diakui Dade, saat itu tim penilai bukan dari Pemkot Cilegon sehingga membuat warga bersikeras dengan harga yang diinginkan warga. Ia berharap, kali ini, warga menerima besaran harga yang telah ditetapkan oleh tim penilai nanti.

Sementara itu, Lurah Gerem Deni Yuliandi mengaku terus mengawal pembentukan tim tersebut mengingat wacana bedol desa datang langsung dari masyarakat. Dijelaskan Deni, di lingkungan Kalibaru terdapat sekira 1,5 hektare lahan milik warga. Lokasi lingkungan itu saat ini terhimpit oleh industri-industri.

Warga meminta PT Dover untuk melakukan bedol desa, karena sudah berkali-kali pabrik kimia itu mengalami kebocoran sehingga berdampak langsung kepada kondisi kesehatan masyarakat.

Diketahui, akibat kerap terjadinya gangguan pabrik yang menyebabkan pencemaran udara, pada Kamis (21/11) hingga Jumat (22/11) lalu, warga dan Ketua DPRD Kota Cilegon memblokir akses masuk Depot B PT Dover Chemical. Aksi itu menyusul kembali terjadinya gangguan di Depot B pabrik kimia tersebut sehingga mengakibatkan pencemaran udara pada Kamis (21/11), malam hari.

Pada tahun ini, setidaknya sudah empat kali pencemaran udara terjadi yang diakibatkan oleh PT Dover Chemical, pertama pada 16 April lalu, dimana saat itu ada dua warga yang harus dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa serupa terjadi kembali pada Juni, dimana saat itu setidaknya empat warga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Selanjutnya pada 26 Oktober dimana terdapat dua orang warga pingsan. Dan terakhir pada Kamis (21/11) lalu sehingga membuat warga memblokir pabrik. (bam/ibm/ags)