Saleh Asnawi-Hanura
Ketua DPC Partai Hanura Kota Tangsel, Saleh Asnawi

MENGERUCUTNYA pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Wahidin Halim-Andika Hazrumy, mendapat tanggapan positif dari Ketua DPC Partai Hanura Kota Tangsel HM Saleh Asnawi.

Saleh menilai, munculnya rekomendasi DPP Partai Hanura yang menyandingkan WH sebagai bakal calon gubernur dan Andika sebagai bakal calon wakil gubernur, sudah sesuai dengan harapan kader di Tangsel.

Terlebih, sejak awal seluruh kader di bawah bersepakat untuk mengusulkan pasangan WH-Andika sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Banten dalam Pilgub 2017 mendatang.

Hasil ini (rekomendasi DPP-red) sudah sesuai harapan kami, sebagai kader di Tangsel,” kata Saleh Asnawi, Kamis (4/8) lalu. Menurut Saleh, saat rapat pleno di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Banten beberapa bulan lalu, DPC Hanura Tangsel satu-satunya DPC yang mengusulkan duet pasangan WH-Andika.

Usulan itu, kata dia, lalu disampaikan ke DPD Hanura Banten untuk kemudian diteruskan ke DPP Hanura. “Saat itu kita usulkan ada dua opsi. Opsi pertama mengusulkan WH calon gubernur berpasangan dengan Andika sebagai calon wakil gubernur,” beber Saleh.

Lalu opsi kedua, pihaknya mengusulkan Andika sebagai calon gubernur dan membebaskan Andika untuk bebas mencari pasangannya. “Kita satu-satunya DPC yang saat itu merekomendasikan dua opsi tersebut,” tambah Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel tersebut.

Rekomendasi yang diajukan ke pengurus tingkat provinsi atas dua nama tersebut, sambungnya, berdasarkan hasil survei dan analisa pengurus di Tangsel.

Pertimbangan mengapa mengusulkan kedua nama tersebut sebagai pasangan, salah satunya faktor tingkat popularitas dan elektabilitas yang cukup tinggi.

Kedua kandidat ini sudah mewakili masyarakat Tangerang Raya karena dianggap memiliki kompetensi, kapabilitas yang mumpuni untuk diusung,” tambahnya.

WH misalnya, memiliki ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat di Tangerang Raya lantaran pernah menjadi Walikota Tangerang selama dua periode.

Pengalaman WH sebagai birokrat ini sudah tidak diragukan lagi, dan ini sudah mengakar ke masyarakat. Dan WH dominan di Tangerang Raya,” ungkap pria kelahiran Talangpadang, Kabupaten Tanggamus, Lampung itu.

Sedangkan Andika, merupakan sosok muda yang juga mewakili masyarakat Banten secara umum. Andika memiliki pengalaman di organisasi sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Banten. Selain itu, saat ini Andika menjabat sebagai anggota DPR RI.

Andika juga dianggap memiliki visi-misi yang bagus. Utamanya saat Andika mempresentasikan visi-misinya dihadapan seluruh pengurus Hanura di Banten. Andika juga diyakini akan mengubah citra keluarga besarnya yang sempat terpuruk akibat permasalahan hukum.

Kenapa kita (memilih-red) Andika. Karena kita lebih yakin, karena Andika sudah merasakan kepahitan dan keburukan permasalahan yang timbul akibat yang salah jalan (kesalahan keluarga-red). Nah, jelas Andika sudah mempelajari semua kesalahan keluarga di masa silam,” tandas pemilik Restoran Lubana Sengkol itu.(*/mg-24)