HMI Dituntut Berfikir Kreatif

0
528 views

SERANG – Bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi berbagai persoalan, mulai dari persoalan ekonomi sampai persoalan sosial budaya. Persoalan di Indonesia harus diselesaikan bersama-sama, termasuk oleh pemuda. Untuk itu, pemuda dituntut selalu berfikir kreatif agar dapat memajukan bangsa dan negara.

“Permasalah yang ada di Indonesia harus diselesaikan oleh semua pihak, jangan sampai dibiarkan berlarut-larut,” kata Wasekjen Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Isma Saprani dalam acara Latihan Kader II Tingkat Nasional HMIdi PSBB MAN 2 Kota Serang, Senin (30/1).

Menurutnya, Indonesia membutuhkan pemikiran kreatif anak muda. Pemikiran yang kreatif dapat didorong dengan banyak belajar dan memperluas wawasan. “Banyak belajar dan tidak mudah patah semangat, harapan Indonesia terletak pada anak muda,” katanya.

Pemuda jangan hanya bangga memiliki Indonesia, tapi harus memberi kontribusi berarti terhadap pembangunan bangsa dan negara. Ia mengatakan, sejarah bangsa dan negara Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran pemuda. “Pemuda harus menggiatkan kegiatan positif, agar Indonesia memiliki cikal bakal generasi yang berkualitas,” katanya.

Di Indonesia, pemuda terhitung sangat banyak, namun pemuda yang mempunyai kepedulian untuk turut serta membangun bangsa dan negara dinilai masih sedikit. “Pemuda harus kembali bangkit menunjukan jati dirinya sebagai generasi penerus bangsa yang dapat diperhitungkan,” ujarnya.

Kelahiran negara Indonesia tidak lepas dari perjuangan pemuda, pemuda masa lalu telah membuktikan kemampuannya dalam membangun bangsa menjadi lebih baik. “Kita perlu merenungi kembali sejauh mana kontribusi kita terhadap bangsa dan negara ini,” ucapnya.

Semenatara itu, Sekretaris Jendral Korps Alumni HMI (KAHMI) Provinsi Banten Udin Saparudin mengatakan, pemuda harus memiliki kekuatan intelektual agar mampu menghadapi persaingan di era globalisasi. Peningkatan kualitas juga secara otomatis menjadi modal pemuda meraih masa depan. “Jangan sampai pemuda saat ini mencoreng dirinya dengan melakukan perbuatan yang dilarang agama dan hukum,” katanya.

Pemuda hadir sebagai agen perubahan. Pemuda harus tampil sebagai figur yang cerdas dan bermoral. Selain itu pemuda juga harus memiliki semangat yang tinggi agar mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat. “Ini tanggung jawab pemuda,” katanya. (Adef)