Hotel Trans Mulai Digunakan Jadi Isman Pasien Covid-19

0
381 views

CILEGON – Mulai hari ini, Rabu (21/10), Hotel Trans di Kelurahan Kedungbaya, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon mulai digunakan sebagai tempat isolasi mandiri (Isman) bagi pasien Covid-19.

Sistem tiga zonasi bakal diterapkan di area hotel yang berwarna hijau tersebut. Tiga zona itu diantaranya zona hijau, zona orange, dan zona merah.

Ketiga zona itu menjadi indikator alat pelindung diri yang harus digunakan oleh petugas atau siapapun yang akan memasuki area hotel. Zona merah, sebagai zona paling rawan, yaitu tempat pasien Covid-19 menjalani isolasi mandiri.

Penanggung jawab Wisma Isolasi Bersama Covid-19 Dr Gunawan menjelaskan, pasien kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) mulai menempati hotel tersebut untuk isolasi mandiri pada pukul 13.00 WIB.

“Kita tetapkan siapa saja yang bisa masuk ke zona merah,” ujarnya, Rabu (21/10).

Dalam sehari, tenaga medis akan siaga sebanyak tiga shift, dimana untuk setiap shiftnya sebanyak tiga orang.

Penjagaan juga dibantu oleh personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, serta kepolisian.

Setiap pasien OTG akan menjalani isolasi mandiri selama 10 hari. Pemkot Cilegon telah menyiapkan serangkaian agenda selama menjalani isolasi, diantaranya berbagai aktifitas untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Sementara itu, owner Trans Hotel Danu Warsito menjelaskan, sebanyak 13 pegawai hotel akan bekerja menggunakan protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Kalau mau ke zona merah menggunakan APD level tiga,” ujar Danu.

Danu memastikan infrastruktur hotel telah siap untuk digunakan sebagai tempat isolasi mandiri.

Hotel tersebut akan digunakan oleh Pemkot Cilegon untuk mengisolasi pasien Covid-19 hingga akhir tahun ini. (Bayu Mulyana)