Hujan Mulai Guyur Sejumlah Daerah di Banten

Banten mulai diguyur hujan dengan intensitas ringan-sedang, Minggu (2/9). Hujan ini menyebabkan genangan air seperti di Jalan Lingkar Selatan, Kota Cilegon.

SERANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan sejumlah daerah di Banten mulai diguyur hujan, Minggu (2/9). Di Kota Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, dan Tangerang, hujan turun dengan intensitas kecil dan sedang.

Hujan yang turun tidak hanya di Provinsi Banten saja. Namun juga sampai di Provinsi DKI Jakarta. Kemudian hujan juga mengguyur Provinsi Jawa Tengah seperti Kendal, Pati, Kudus, Demak, dan sekitarnya. Hujan juga mengguyur Provinsi Sumatera Selatan seperti Musi Rawas, Musi Banyuasin, dan meluas sampai wilayah Prabumulih.

Kabag Humas BMKG Hary Tirto Djatmiko menjelaskan, ditinjau secara klimatologi, September merupakan salah satu bulan-bulan transisi atau pancaroba. “Bulan-bulan transisi atau pancaroba itu September, Oktober, dan November,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (2/9).

Karena sudah masuk musim atau kondisi pancaroba maka secara bertahap pula sudah ada potensi hujan. Namun, hujan yang turun di masa transisi atau pancaroba ini belum merata. Salah satu karakter hujan di masa pancaroba adalah sangat lebat disertai petir dan angin kencang.

“Hujan (di masa pancaroba-red) berdurasi singkat,” katanya. Hujan biasanya turun pada siang hari dan menjelang malam hari. Sama seperti yang terjadi kemarin, hujan terjadi siang sampai menjelang malam hari.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG Banten, potensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada siang dan sore hari terjadi di Kota Serang, Kabupaten Pandeglang bagian utara, dan hujan lokal di Rangkasbitung. BMKG juga memprediksi terjadi potensi angin kencang di wilayah Pandeglang bagian selatan, Kabupaten Lebak bagian selatan. Sementara, potensi terjadi gelombang tinggi di Samudera Hindia selatan Banten. (JPG/RBG)