Ilustrasi poduksi sepatu.

SERANG – PT Nikomas Gemilang membantah pernyataan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Mashuri, yang menyatakan produsen sepatu di Kabupaten Serang sedang mengajukan pailit kepada pengadilan.

“Perusahaan tidak pernah mengajukan usulan pailit,” kata Supandi Yusuf, Bagian Humas PT Nikomas Gemilang kepada radarbanten online, Rabu (10/2/2016)

Ia menegaskan, saat ini perusahaan dalam keadaan stabil dan tidak ada upaya pengajuan atau hal lain, seperti yang diungkapkan Kepala Disnakertrans Provinsi Banten. Pihaknya pun mempertanyakan dasar pernyataan tersebut.

“Sejauh ini kami tidak mengajukan apa-apa, perusahaan sehat. Kami memang melakukan pengurangan karyawan di bagian (produksi sepatu-red) Puma karena ada perubahan layout, yang tadinya dikerjakan tiga orang menjadi hanya satu orang. Itu jumlahnya 150 pegawai yang terkena PHK, tapi kami tidak pailit dan belum mengajukan apa-apa,” katanya.

Menurut Supandi, pihaknya selama ini sering melakukan koordinasi dengan Disnaker Kabupaten Serang, namun bukan dalam persoalan pailit, tapi persoalan lain. “Soal keterangan dari Kepala Disnakertrans Banten, kami belum memutuskan untuk melakukan sikap apa,” ujarnya. (Bayu)