HUT Banten ke-17 Diwarnai Demo Mahasiswa

0
151

SERANG – Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Banten yang ke-17 diwarnai aksi demonstrasi oleh sejumlah mahasiswa dari organisasi Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala). Unjuk rasa tersebut dilakukan di depan kantor Pemprov Banten dan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten.

Mewakili Kumala, Faisal Dudayep mengungkapkan, 17 tahun sudah Banten menjadi provinsi semenjak berpisah dari Jawa Barat pada tahun 2000 berdasarkan keputusan DPR-RI yang dituangkan dalam UU No 23 Tahun 2000, atas desakan masyarakat Banten yang bersikukuh untuk menjadikan Banten sebagai sebuah provinsi.

Dari mulai berdirinya menjadi sebuah provinsi dengan beberapa kali pergantian kepemimpinan, namun tetap saja tidak membawa perubahan yang begitu signifikan.

“Salah satu bukti yang begitu jelas adalah rendahnya pendidikan, tingkat ekonomi masyarakat yang masih rendah, dan masih kurangnya lowongan pekerjaan untuk para masyarakat Banten,” ujar Faisal, Rabu (4/10).

Meski letak geografis berdekatan dengan ibu kota negara, namun pada nyatanya Banten masih belum pada Nawa Cita sang para pendiri provinsi Banten, yang pada intinya memakmurkan seluruh masyarakat Banten.

“Ini menjadi koreksi bagi Pemerintahan Provinsi Banten untuk kesekian kalinya,” ujarnya.

Dalam unjuk rasa tersebut, mahasiswa menuntut agar pemerintah segera menyelesaikan persoalan terkait pendidikan, agraria, tranportasi, persoalan ekonomi, infrastruktur, kesehatan, pelayanan publik dan pertambangan. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)