HUT Pandeglang Tanpa Paripurna Istimewa

PANDEGLANG – Sekretariat DPRD Pandeglang menghilangkan paripurna istimewa peringatan hari jadi Kabupaten Pandeglang 1 April kemarin. Tindakan itu terpaksa dilakukan akibat dampak wabah virus corona di Kabupaten Pandeglang.

Selain paripurna istimewa, puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke 146 Kabupaten Pandeglang juga tanpa dimeriahkan berbagai kegiatan seperti tahun-tahun sebelumnya. Semua kantor instansi pemerintahan di lingkungan Pemkab Pandeglang hanya menggelar syukuran dengan memotong tumpeng sebagai rasa syukur.

Pantauan di lapangan, pada puncak peringatan HUT ke 146 Kabupaten Pandeglang di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tampak sepi tanpa berbagai kegiatan. Kondisi kantor yang biasanya ramai oleh pegawai, selama dua minggu terakhir hingga saat ini hanya diisi beberapa pegawai, karena sebagian bekerja di rumah. Para pegawai itu bekerja menggunakan pakaian adat sunda sebagaimana kebiasaan pada peringatan hari jadi.

Selain itu, acara ziarah ke taman makam pahlawan di Cihaseum, Kelurahan/Kecamatan Pandeglang pada malam puncak peringatan dihilangkan. Semua kegiatan yang sudah direncanakan batal digelar guna mengantisipasi dan mencegah penyebaran wabah corona di Kabupaten Pandeglang.

Ketua DPRD Pandeglang Tubagus Udi Juhdi membenarkan dihilangkannya rapat paripurna istimewa tersebut. Pertimbangannya, kata dia, sesuai dengan instruksi Pemerintah Pusat dan maklumat Kapolri mengenai tempat keramaian. “Enggak jadi, enggak ada. Pertimbangan kita maklumat Kapolri tentang kegiatan keramaian,” katanya, kemarin.

Udi mengatakan, lembaganya belum bisa melakukan kegiatan yang bersifat mengundang keramaian sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Pandeglang. “Ada beberapa agenda kegiatan kita yang dibatalkan karena virus corona. Kecuali mungkin nanti rapat bamus akan kita lakukan, karena kita juga harus menjalankan agenda ke measyarakat,” katanya.

Wakil Ketua II DPRD Pandeglang Tb Asep Rafiudin Arief mengatakan hal serupa. Kata dia, seluruh anggota DPRD Pandeglang tidak akan melakukan kegiatan keramaian selama persoalan corona belum berakhir. “Enggak ada kegiatan, kita lockdown sampai persoalan corona ini selesai dan kondisi kembali berjalan seperti semula. Intinya kita enggak bisa melaksanakan kegiatan apapun,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Pery Hasanudin memastikan, selain paripurna istimewa, seluruh rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Pandeglang yang telah disusun tidak akan dilaksanakan karena wabah corona. “Enggak ada kegiatan, karena kondisinya saat ini tidak memungkinkan. Kita enggak bisa mengadakan kegiatan yang bersifat keramaian, karena khawatir kena serangan virus cirona,” katanya.

Menurut Pery, peringatan hari jadi Kabupaten Pandeglang ke 146 tidak akan digelar dengan meriah, karena persoalan corona. Meski demikian, kata dia, beberapa agenda kegiatan bisa tetap dilakukan dengan menggunakan sistem telekonferensi. “Enggak akan meriah, seperti keadaan biasa saja. Tetapi untuk Musrenbang harus dilakukan, tentunya dengan menggunakan telekonferensi, enggak ramai seperti biasanya,” katanya.(Adib)