HUT RI Dua Pekan Lagi, Pedagang Bendera Sudah Mulai Berjualan

SERANG – Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-71 masih sekitar dua pekan lagi, namun pedagang bendera Merah Putih musiman sudah banyak terlihat memajang dagangannya di trotoar jalan pusat Kota Serang.

Pantauan Radar Banten Online, pedagang bendera sudah mulai berjualan di sekitar Jalan Jenderal Sudirman. Mereka membuka lapak dagangannya sejak pagi hingga sore hari.

Udin, salah satu pedagang bendera mengatakan, dirinya rutin berjualan bendera sejak tahun 2000. “Saya udah jualan dari tahun 2000 di sini, dan enggak pindah-pindah tempatnya di sini aja, soalnya di sini gratis kan, siapa yang mau minta uang di sini mah. Lagian kalau buat sewa lapak saya enggak punya duit, palingan di sini sering ditegur sama Satpol PP,” katanya, Jumat (29/7).

Meskipun petugas Satpol PP sering menegurnya, namun Udin tidak pernah menyerah untuk berjualan di trotoar. “Satpol PP mah udah biasa, paling juga negur biar jualannya nggak ngelewatin batas trotoar ini,” ujarnya.

Bendera yang dijual oleh Udin didapat langsung dari kampung halamannya yang terdapat di Kampung Leles, Garut Jawa Barat. “Saya ambil barang dari kampung sendiri, saya juga di sini cuma ngontrak di Griya Gemilang Sakti. Ke Serang juga cuma jualan musiman gini aja,” ungkapnya.

Setiap tahunnya, Udin mulai datang ke Kota Serang di akhir bulan Juli. “Ini aja baru kemarin di sini, entar pulang lagi tanggal 15 atau 16 Agustus, karena biasanya tanggal segitu orang udah jarang yang nyari bendera,” katanya.

Bendera-bendera itu biasa dihargai Rp25 ribu sampai Rp55 ribu untuk bendera biasa, dan Rp200 ribu sampai Rp400 ribu untuk bendera umbul-umbul yang sering dipajang di area perkantoran.

“Setiap tahunnya paling banyak saya ambil 100 kodi, dan kalau ditanya untungnya sih per bendera paling Rp5 ribu sampai Rp10 ribu, tapi kalau dirata-rata perbulannya sekitar Rp3 juta,” ujarnya. (Wirda)