IAI Banten Ajak Masyarakat Tolak Obat Ilegal

0
85

SERANG – Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Banten mengajak masyarakat untuk bersama menolak peredaran obat ilegal. Ajakan tersebut dikemas dalam rangkaian sosialisasi yang digelar PD IAI Banten di halaman Pendopo Bupati Serang, Minggu (19/11).

Ketua PD IAI Banten Ahmad Sofan menjelaskan, rangkaian sosialisasi ini dilakukan karena saat ini peredaran obat-obatan ilegal tengah marak di Indonesia. 

Belakangan yang ramai diperbincangkan yaitu beredarnya pil PCC yang membuat pengguna hilang kesadaran. “Kita ketahui bahwa kasus obat ilegal PCC sudah kasus nasional yang menyebar ke seluruh Indonesia dan isunya santer sekali,” kata Sofan disela-sela sosialisasi.

Menyadari banyaknya peredaran obat ilegal, dijelaskan Sofan, apoteker sebagai profesi yang memiliki kompetensi penuh terhadap obat berkewajiban membrikan edukasi informasi tentang obat sehingga masyrakat bisa cerdas menggunakan obat, masyarakat bisa tahu membeli obat dimana, mengunakan obat, cara menyimpan obat dan membuang obat.

Di Banten sendiri peredaran obat-obatan ilegal sangat berpotensi terjadi, karen lokasi Banten yang sangat strategis sebagai pintu masuk dari pulau Sumatera dan dekat dengan ibu kota.

“Terakhir saja kan polisi menangkap penyelundup narkoba di Anyer, penyalahgunaan di Tangerang,” kata Sofan.

Masih dijelaskan Sofan, agenda sosialisasi tersebutpun sebagai bentuk sinergitas PD IAI Banten dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Banten, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dan Polda Banten. 

“Harapannya para apoteker setelah kegiatan ini membuat program edukasi ke sekolah, sinergitas berjalan dengan baik, masyarakatpun teredukasi,” kata Sofan.

Sementara itu, Ketua Panitia Reza Ardiansyah mengatakan, rangkaian acara sosialisasi ini diantaranya senam pagi, senam dagosibu, pembacaan komitmen penolakan obat ilegal dan talkshow.

“Talkshownya pun sama membahas penolakan obat ilegal,” ujarnya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)