Ibu Rumah Tangga Meregang Nyawa di Jalan Raya

Tri Kristiyani, pengemudi Yamaha Fino yang tewas terlindas truk dievakuasi oleh petugas lakalantas Polres Serang Kota di Jalan Raya Serang-Cilegon, Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Rabu (11/4).

SERANG – Ibu rumah tangga (IRT) bernama Tri Kristiyani, warga Kampung Buahlimus, Desa Sampir, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, meregang nyawa di Jalan Raya Serang-Cilegon, tepatnya di Kampung Serdang, Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Rabu (11/4) sekira pukul 10.00 WIB. Sepeda motor Yamaha Fino bernomor polisi A 6113 WB yang dikendarai korban menyenggol truk Hino bernomor polisi L 9643 UA yang dikemudikan oleh Marsugianto warga Lumajang, Jawa Timur.

Informasi yang dihimpun, sepeda motor yang dikendarai korban berjalan dari arah Serang menuju Cilegon. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), korban hendak mendahului truk gandeng dari sebelah kiri. Diduga karena korban kurang hati-hati, saat hendak menyalip setang sepeda motornya menyenggol bodi truk gandeng sebelah kanan. Sepeda motor yang dikendarai korban oleng lantaran tidak bisa menguasai setang dan akhirnya terjatuh ke arah ban mobil bagian belakang. Tak ayal, tubuh korban langsung terlindas dan meninggal di tempat kejadian.

Polisi yang mendapatkan informasi dari warga langsung mendatangi TKP untuk melakukan evakuasi kepada korban. Korban yang meninggal dunia dilarikan ke Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara Serang.

Pantauan Radar Banten, Rabu (11/4), petugas mengevakuasi kendaraan roda dua milik korban dan truk gandeng ke Mapolres Serang Kota guna pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga melakukan penahanan terhadap pengendara dan kernet truk untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.

Kanit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polres Serang Kota Ipda Ade Komarudin mengatakan, pihaknya yang mendapatkan informasi langsung mendatangi TKP dan melakukan evakuasi kepada korban untuk dibawa ke rumah sakit. “Kami langsung datang ke TKP dan mengamankan barang bukti berupa sepeda motor milik korban, truk gandeng, sopir, dan kernet guna pemeriksaan lebih lanjut,” tukasnya.

Kasat Lantas Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ali Rahman membenarkan bahwa telah terjadi peristiwa itu. “Sudah kami amankan semua berikut sopir dan kernetnya,” katanya singkat. (Adi/RBG)