Ijah Hadijah Merasakan Manfaat Program BP Jamsostek

Kepala BP Jamsostek Cabang Tangerang Cimone Diding Ramdani dan Camat Priuk Sumardi saat akan menyerahkan santunan secara simbolis kepada Ijah Hadijah.

TANGERANG – Ijah Hadijah merasakan manfaat program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) setelah suaminya, Sumarno, meninggal dunia. Warga Kota Tangerang itu, Senin (20/1), menerima santunan kematian dari BP Jamasotek Cabang Tangerang Cimone sebesar Rp42 juta.

Ijah Hadijah berterima kasih kepada BP Jamsostek yang telah memberikan perhatian kepada keluarganya. Apalagi ibu tiga orang anak ini masih memiliki satu orang anak masih sekolah di sekolah menengah kejuruan. “Manfaatnya terasa sekali. Sangat membantu bagi kami,” kata Ijah usai menerima santunan di Kantor Kecamatan Priuk.

Kepala BP Jamsostek Cabang Tangerang Cimone Diding Ramdani menjelaskan, Sumarno adalah peserta BP Jamsotek. “Bagi peserta yang meninggal ahli warisnya akan mendapatkan santunan. Sekarang santunan JKM Rp42 juta. Anak almarhum yang masih sekolah juga dapat beasiswa,” jelas Diding dalam keterangan tertulis.

Dia menjelaskan, santunan JKM Rp42 juta lebih besar dari tahun sebelumnya sebesar Rp24 juta setelah ada peningkatan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 tentang perubahan atas PP Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

“Penyerahan santunan ini merupakan yang pertama kalinya pada tahun 2020,” ungkap Diding.

Sementara itu, penyerahan santunan yang dilakukan di Kantor Kecamatan Priuk ini diberikan secara simbolis oleh Camat Priuk Sumardi. Sumardi mengapresiasi BP Jamsostek Tangerang Cimone yang komitmen melindungi tenaga kerja sektor informal di wilayahnya.

Kata Sumardi, pihaknya berupaya memberikan perlindungan terhadap seluruh warganya. “Kami selalu sosialisasikan agar program ini sampai kepada masyarakat. Bahkan seluruh pegawai tenaga harian lepas kami daftarkan sebagai peserta BP Jamsostek,” ungkap Sumardi. (aas)