IKA Untirta Masuk Perhimpunan Organisasi Alumni PTN Indonesia

0
109

CILEGON – Sebanyak 32 organisasi alumni perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam Himpuni (Perhimpunan Organisasi Alumni PTN Indonesia) melaksanakan rapat kerja nasional di Universitas Soedirman, Purwokerto, 25-26 November 2017.

Rakernas pertama bertema Sinergi Anak Bangsa Membangun Negeri ini dikoordinatori oleh Ali Masykur Musa dalam rangka silaturahmi nasional untuk mempererat dan meningkatkan jumlah PTN yang terlibat dalam Himpuni.

“Alumni perguruan tinggi merupakan sumber daya yang memiliki potensi untuk berkontribusi efektif bagi kemaslahatan umat manusia sehingga semakin banyak yang terlibat maka akan semakin baik,” kata Ketua IKA Untirta Helldy Agustian melalui keterangan tertulis, Senin (27/11).

IKA Untirta, lanjut Helldy, terlibat aktif di forum itu yang diwakili oleh dirinya selaku ketua umum dan Beben Somantri sebagai ketua harian.

Helldy Agustian (kanan) dan Beben Somantri.

“Dalam pertemuan tersebut Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Untirta baru bergabung bersama Unila, Unri, Universitas Trunojoyo, Unsil, dan Unnes,” kaya Helldy.

Ia menjelaskan, Himpuni dideklarasikan di auditorium BPPT pada 20 Mei 2016. Musyawarah nasional pertama dilalsanakan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, 1 April 2017. Himpuni berkomitmen untuk terus berjuang dan berperan dalam pembangunan Indonesia sehingga kedepan Himpuni berharap Indonesia menjadi bangsa pemenang.

Saat ini ada 32 anggota Himpuni yaitu dari ITB, UGM, Undip, UI, Unbraw, ITS, UNS, Unpad, IPB, Unram (Universitas Mataram), Unsoed, Unair, USU, Unand, Unsrat, UNP (Universitas Negeri Padang), Unimed (Universitas Negeri Medan), Unjem (Universitas Negeri Jember), UPNVI (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Indonesia), Unsri, Unib (Universitas Bengkulu), Udayana, Unhas, UPI, UNM, UNJ, Unri, Unila, Untirta, Trunojoyo, Unsil, Unnes.

Rakernas, lanjut Helldy, menyiapkan 9 rekomendasi nasional yaitu memperkuat Pancasila, nemperkokoh NKRI, melawan terorisme dan radikalisme, memerangi narkoba, meningkatkan anggaran ristek untuk daya saing bangsa, mengembangkan startup di perguruan tinggi, memerangi korupsi, mengelola sumberdaya alam berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. (Aas Arbi)