IKM dan PKL Terima Bantuan Modal

Penyerahan bantuan modal dari Pemkot Cilegon kepada IKM dan PKL di Kota Cilegon,Rabu (13/5).

CILEGON – Sebanyak 90 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan 489 Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Cilegon mendapatkan bantuan modal usaha dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperind) Kota Cilegon.

Ratusan pelaku IKM dan PKL itu adalah masyarakat yang terdampak wabah Covid-19.

Kepala Disperind Kota Cilegon, Abadiah menjelaskan, bantuan tersebut diberikan kepada IKM dan PKL yang mengalami kesulitan selama wabah Covid-19.

Setiap IKM mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp1.500.000, sedangkan PKL mendapatkan bantuan sebesar Rp1.000.000

“Bantuan ini bersifat stimulus dari pemerintah. Jangan menunggu sampai mereka tutup karena kurang modal usaha,” ujar Abadiah, Rabu (13/5).

Bantuan ini bersumber dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dan diberikan dalam dua tahap dengan mekanisme transfer atau non-tunai. Dalam penyaluran bantuan ini, Disperind bekerja sama dengan Bank bjb.

Dengan bantuan tersebut, Abadiah berharap agar para pelaku IKM dan PKL untuk terus berproduksi dalam situasi seperti ini, terutama di sektor industri rumah tangga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Abadiah melanjutkan, selain memberikan bantuan modal usaha, Disperind pun akan memberikan dukungan sarana dan prasarana pencegahan penularan Covid-19 dalam upaya memutus mata rantai virus di lingkungan pasar rakyat, seperti pemberian masker kepada pedagang pasar, serta sarana lainnya.

“Diharapkan kondisi perekonomian di pasar rakyat tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkot Cilegon telah menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak wabah virus Covid-19.

Bantuan berupa uang sebesar Rp500 ribu diberikan kepada 8.737 orang dari berbagai kalangan dan profesi.

Bantuan terebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon.

Untuk memastikan setiap penerima tidak menerima bantuan ganda, pemerintah telah melakukan inventarisir menggunakan data Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Edi meminta kepada masyarakat Kota Cilegon agar bantuan ini bisa dipakai sebaik-baiknya. “Semoga dengan adanya bantuan ini bisa meringankan kebutuhan masyarakat Kota Cilegon di tengah wabah Covid- 19 ini dan bantuan ini bisa pakai dengan sebaik baiknya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Edi juga terus mengimbau kepada masyarakat Kota Cilegon agar tetap melakukan pola hidup sehat, memakai masker dan menjaga jarak terhadap orang lain di tengah wabah Covid-19 ini.

“Saya terus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kerumunan, melakukan pola hidup sehat, memakai masker khususnya untuk orang yang sudah lanjut usia dikarenakan imunnya tidak seperti anak muda lagi,” ujarnya. (bam/air)