Ikut Jateng Mok’s Open, Banten Siapkan Taekwondoin Terbaik

Taekwondo Banten
Atlet taekwondo Banten menjalani latihan rutin di PPLP Banten, Drangong, Kota Serang, Kamis (21/1/2016). (Foto: Andre AP)

SERANG – Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Banten sedang mempersiapkan taekwondoin-taekwondoin terbaik yang akan diterjunkan pada kejuaraan Jawa Tengah Mok’s Open Championship 2016. Rencananya, single event tersebut akan dilangsungkan di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada 21-23 Februari.

Ketua Umum Pengprov TI Banten E Kosasih Samanhudi mengatakan, beberapa kejuaraan yang akan digelar periode 2016 rencananya akan dimasukan ke dalam program kerja Pengprov TI Banten. “Kita akan berupaya mengikuti sebanyak mungkin kejuaraan, terutama kejuaraan bergengsi selama periode 2016 sebagai upaya meningkatkan kualitas taekwondoin Banten. Saya rasa dengan banyaknya tampil di kejuaraan, kualitas atlet akan teruji dan lebih matang lagi,” kata E Kosasih kepada Radar Banten, Kamis (21/1/2016).

E Kosasih menambahkan, atlet yang lolos PON menjadi prioritas di setiap kejuaraan. “Itung-itung untuk mereka (atlet PON-red) tryout. Untuk menambah pengalaman dan jam terbang agar persiapan menghadapi PON semakin bagus. Tapi kami tetap akan menyertakan atlet-atlet junior sebagai bentuk regenerasi atlet,” imbuhnya.

Namun hingga saat ini, diakuinya, pengprov belum menentukan kuota atlet yang akan diterjunkan di Jateng Mok’s Open Championship 2016. “Nanti akan kami bahas akhir pekan ini. Kebetulan pada Sabtu (23/1/2016) kami akan melangsungkan rapat kerja (Raker). Mudah-mudahan kuota atlet sudah bisa ditetapkan nanti. Namun yang jelas kami akan menyiapkan taekwondoin-taekwondoin terbaik,” tegas E Kosasih.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pengprov TI Banten Fiva Zabreno menyatakan, pada kejuaraan tersebut akan mempertandingkan dua kategori, yaitu pemula dan prestasi. “Kalau tidak salah ada tiga nomor yang akan dipertandingkan, yakni pra-kadet, kadet, dan junior. Sementara untuk kelas-kelasnya kami belum dapat informasi lebih lanjut. Yang jelas kami akan menyiapkan atlet di seluruh nomor,” ucapnya.

Menyinggung urusan target, Fiva enggan sesumbar. Ia menilai, target utama di setiap kejuaraan adalah meningkatkan pengalaman dan kualitas atlet. “Kalau target prestasi kami ada di PON XIX Jawa Barat 2016. Untuk di kejuaraan-kejuaraan, kami hanya menargetkan peningkatan kualitas. Terutama kualitas mental dan jam terbang serta pengalaman. Kami yakin dengan sering tampil di kejuaraan, kualitas atlet akan semakin mumpuni. Karena prestasi tidak bisa diraih dengan hanya berlatih saja, tapi juga harus didukung dengan pengalaman tanding,” pungkasnya. (RB/dre/air/ags)