Imbau Vaksinasi dan Terapkan Prokes

0
1.591 views

SERANG – Tokoh masyarakat Provinsi Banten, Embay Mulya Syarief meminta agar masyarakat mengikuti program Vaksin Covid-19 yang tak lama lagi akan didistribusikan oleh pemerintah.

Selain itu, penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan keseharian harus tetap menjadi perhatian.

Melawan Covid-19 yang paling efektif dilakukan dengan pendekatan berbasis masyarakat. Jika, masyarakat tidak sadar maka pandemi Covid-19 berpotensi terjadi berkepanjangan. “Pemerintah sudah berbuat sedemikian rupa menangani Covid-19. Alhamdulillah sekarang sudah mulai didistribusikan vaksin Covid-19,” ujarnya kepada Radar Banten, kemarin.

Dikatakan Embay, apabila dalam pelaksanaan vaksin Covid-19 terjadi penolakan. Ia menilai ada dua penyebabnya yaitu, penolakan disebabkan oleh propaganda negatif dari orang-orang yang tidak suka terhadap pemerintah dan orang-orang tidak faham, jika mengupayakan vaksin dan protokol kesehatan merupakan bagian tawakal kepada Allah SWT. “Kalau kita tidak mau diatur sama pemerintah dan agama terus, kita mau diatur sama siapa?,” katanya.

“Vaksin sudah ada Alhamdulillah, kita ikuti saja aturan pemerintah, karena itu yang dikatakan Presiden Joko Widodo bahwa hukum tertinggi adalah kemanusiaan,” tambah Embay.

Kemudian, Embay mengatakan, bagi umat Islam bahwa perang melawan Covid-19 merupakan jihad kemanusian. Karena tujuan dari syariat Islam yang terpenting itu menjaga jiwa atau hifdu nafs. Menjaga jiwa diri sendiri, keluarga dan orang lain. “Ini bukan hanya sekedar mengikuti aturan pemerintah tapi aturan agama,” terangnya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Banten akan menyiapkan 8,1 juta vaksin Covid-19 untuk menanggulangi penyebaran Covid-19. Jumlah tersebut merupakan jatah vaksin yang diberikan oleh pemerintah pusat. “Banten dapat kuota vaksin sebanyak 8.137.000. Penduduk kita ini semuanya kurang lebih ada 11 juta, yang tiga juta sisanya berarti yang tidak memenuhi kualifikasi,” ujar Gubernur Banten Wahidin Halim pada Kamis (12/11).

Adapun simulasi pemberian vaksin direncanakan akan dilakukan pada Desember mendatang. Sementara pembagiannya akan berdasarkan pada kualifikasi yang telah ditentukan. Adapum warga Banten yang diutamakan mendapatkan vaksin Covid-19 adalah yang berumur antara 18 hingga 50 tahun. “Yang diutamakan adalah tim medis, perangkat di lapangan seperti Satpol PP, Polisi dan TNI, terakhir gugus tugas. Dengan rentang usia 18 tahun sampai 50 tahun,” katanya. (fdr/air)