In Memorian Adam Sulaiman Al-Hasani, Anak Bupati Serang: Si Bungsu yang Berprestasi

0
2059
Sejumlah kerabat dibantu petugas menyiapkan perlengkapan pemakaman Adam Sulaiman Al-Hasani, di Pemakaman Keluarga, Pabuaran, Kabupaten Serang, Rabu (14/7).

SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah sedang berduka, anak bungsunya Adam Sulaiman Al-Hasani tutup usia.

Adam wafat setelah mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit di Bali. Ia menghembuskan napas terakhir pada Rabu (14/7) pukul 02.50 WIB.

Usianya masih belia, 17 tahun. Namun, prestasi akademiknya cukup membanggakan. Adam baru saja menyelesaikan pendidikannya di SMAN 3 Bandung. Adam juga baru saja lolos dari seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Prestasi akademik lain selama tingkat SMA yakni, di bidang sains hingga tingkat internasional. Putra ketiga Bupati Serang itu pernah meraih prestasi pada ajang Youth Activities for Superior Humanity (YASH). Adam sukses membawa medali emas pada ajang kompetisi sains yang digelar di Manav Rachna University, New Delhi, India, pada 16 Januari sampai 18 Januari 2020.

Kegiatan International Science Exhibition tersebut, diikuti oleh 80 peserta dari empat negara, yakni India, Indonesia, Rusia, dan Nepal. Saat itu, Gold Award Winner atau medali emas diraih Adam melalui research atau penelitian berjudul Modification of Gasoline Fuel Generator Into Biogas Fuel.

Kabar wafatnya Adam menyebar di kalangan pejabat dan orang-orang terdekat Ratu Tatu. Sebelumnya, Adam pernah dirawat di ruang intensive care unit (ICU) di Rumah Sakit Bali.

Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan yang merupakan kakak kandung Adam juga sebelumnya mengunggah kondisi adiknya di laman Facebook. Pilar menyampaikan jika adik bungsunya sedang dalam kondisi kritis.

“Bapak, ibu dan kawan-kawan semua mohon doanya untuk adik saya Adam Sulaiman Al-Hasani yang sedang kondisi cukup kritis dan dalam perawatan di ICU. Berbagai upaya pengobatan sedang kami lakukan demi kesembuhan adik tercinta, namun doa kepada Tuhan atas kesembuhannya pun adalah hal yang utama. Saya sebagai abang mohon maaf apabila kami atau keluarga ada kesalahan, baik yang disengaja ataupun tidak disengaja. Dan mohon doa untuk kesembuhan adik bungsu kami. Terimakasih, semoga kita semua selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT, aamiin yra,” tulis Pilar.

Tadi malam, Adam dimakamkan di tempat pemakaman keluarga di Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang. Tempat peristirahatan Adam terakhir berdekatan dengan mendiang kakeknya Profesor Hasan Sochib.

Pantauan di lokasi pemakaman hingga kemarin sore, sejumlah pejabat dan keluarga bersiap-siap menyambut kedatangan jenazah. Sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Serang juga melakukan pengaturan lalu lintas.

Pukul 21.00 WIB jenazah tiba di Bandara Soekarno Hatta. Jenazah langsung dibawa ke tempat pemakaman di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa menyampaikan rasa dukanya. Ia mewakili seluruh pejabat dan pegawai Pemkab Serang turut berduka atas meninggalnya Adam. “Ibu Bupati sebagai pimpinan kami, tentu kami merasa sangat berduka,” katanya.

Menurut Pandji, Adam merupakan anak yang berbakat dan berprestasi. “Ade Adam anak yang berprestasi, Ibu Bupati juga sangat menyayanginya, wajar jika sangat berduka atas kepulangan anak bungsunya,” pungkasnya. (jek/air)