Incar Tuan Rumah PON 2024, Kalsel Minta Dukungan Banten

Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo menerima plakat KONI Tangsel dari Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Kalsel Syarifuddin di ruang kerjanya sekretariat KONI Banten, Cipocokjaya, Kota Serang, Selasa (3/4).

SERANG-Setelah kedatangan empat KONI provinsi yakni KONI Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB), kini giliran KONI Kalimantan Selatan (Kalsel) yang menyambangi KONI Banten. Seperti keinginan empat KONI provinsi terdahulu, KONI Kalsel juga datang dengan misi yang sama, yakni meminta dukungan dari KONI Banten untuk mencalonkan diri menjadi tuan rumah PON XXI 2024.

Akan tetapi berbeda dari empat KONI provinsi sebelumnya yang maju mencalonkan diri sebagai tuan rumah bersama pada PON 2024. Seperti Aceh akan menggandeng Sumut dan Bali akan berduet dengan NTB sebagai tuan rumah bersama. Sedangkan Kalsel mengajukan diri sebagai calon tunggal tuan rumah PON 2024.

Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Kalsel, Syarifuddin mengatakan, sebagai langkah awal untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah PON 2024 adalah dengan menyediakan sport center yang nantinya akan menjadi venue utama PON 2024.

“Pemerintah Provinsi Kalsel telah menyediakan lahan seluas 300 hektare untuk sport center. Gubernur kami telah menyatakan kesiapan memulai pembangunan sport center tahun ini dan akan rampung dalam empat tahun kedepan. Ini bentuk keseriusan kami ingin menjadi tuan rumah PON 2024,” kata Sarifuddin kepada awak media di sekretariat KONI Banten, Cipocokjaya, Kota Serang, Selasa (3/3).

Syarifuddin menambahkan, untuk memuluskan langah pencalonan Kalsel sebagai tuan rumah PON 2024, dibutuhkan dukungan dari pemilik suara dan salah satunya KONI Banten. “Saat ini kami telah mengantongi lima dukungan tertulis, yakni dari KONI DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Jawa Timur,” katanya.

Dia berharap KONI Banten bergabung bersama gerbong Kalsel. Diakuinya Kalsel sedikit terlambat dalam mengambil sikap apakah maju mencalonkan diri sebagai tuan rumah PON 2024 atau tidak. “Kami baru dapat kepastian dari gubernur, makanya kami bergerilya sekarang. Beda dengan Aceh, Sumut, Bali, dan NTB yang sudah memulai kampanye darti tahun lalu. Tapi kalau Banten mendukung, kami optimistis provinsi lain juga akan merapat mendukung Kalsel,” harapnya.

Bahkan, lanjutnya, Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman telah mendatangi Kalsel untuk melakukan verifikasi persyaratan awal pencalonan Kalsel menjadi tuan rumah. “Tim verifikasi KONI Pusat dipimpin langsung Ketua Umum Tono Suratman. Alhamdulillah kami dinilai layak untuk mencalokan diri sebagai tuan rumah. Makanya kami optimistis bisa terpilih nanti,” tandas Syarifuddin.

Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo menyatakan, pada prinsipnya KONI Banten mendukung siapapun yang menjadi tuan rumah PON XXI 2024. Akan tetapi, pihaknya terlebihdahulu akan melihat pemaparan kesiapan para calon pada saat rapat penetapan tuan rumah PON 2024 di KONI Pusat pada 26 April mendatang.

“Sama dengan waktu perwakilan Aceh, Sumut, Bali, dan NTB menyambangi KONI Banten dan meminta dukungan, kami juga menyampaikan hal yang sama. Kami tidak mau beli kucing dalam karung, itu ibaratnya. Kita lihat dulu pemaparan kesiapan, setelah itu baru kita tentukan pilihan. Walaupun kami kasih dukungan tertulis sekarang, toh nanti juga akan dilakukan votting,” ucapnya.

Kalau berbicara urusan dukung mendukung, KONI Banten selaku insan olahraga pasti mendukung siapa pun menjadi tuan rumah PON. “Kami tidak ada masalah soal dukung mendukung, penentuannya nanti pada saat pemilihan. Yang penting tujuan kita kan sama, yaitu meningkatkan prestasi olahraga Indonesia,” tandas Mantan Kapolda Banten itu. (dre/ibm/ags/RBG)