Ingin Miliki Rumah Sendiri? Cilegon Hills Gagas Gerakan Bebas Ngontrak

Komisaris Utama Cilegon Hills Adi Setiawan (tiga dari kiri), Presdir Mitra Krakatau Propertindo Hendo Winata (empat dari kanan), Staf Ahli Walikota Erwin Harahap (tengah) dan tamu undangan lainnya berfoto bersama usai kegiatan Gebyar Cilegon Hills yang melaunching program Cilegon Bebas Ngontrak pada 7 April 2018.

MEMILIKI rumah sendiri pasti menjadi idaman bagi setiap orang. Aktivitas keluarga tentu akan terasa lebih nyaman, aman, dan leluasa jika dilakukan di rumah sendiri. Kebutuhan untuk memiliki rumah sendiri pun menjadi penting untuk bisa terus mengawal tumbuh berkembangnya seluruh anggota keluarga, terutama untuk membina karakter dan kepribadian anak, serta segudang alasan lainnya, untuk memiliki hunian sendiri.

Namun realitanya, di Kota Cilegon diketahui masih banyak anggota masyarakat yang tinggal mengontrak. Baik di rumah maupun di bangunan petak. Dan itu tidak hanya dialami oleh pendatang saja, tapi juga warga asli daerah dengan julukan Kota Baja ini.

Bertolak dari masalah tersebut, Pengembang Cilegon Hills menggagas program Cilegon Bebas Ngontrak. Program ini diperuntukkan bagi seluruh masyarakat yang ada di Kota Cilegon, tujuannya tidak lain agar seluruh anggota masyarakat, memiliki rumah sendiri dan tidak ngontrak lagi.

Pada 7 April 2018 yang baru lalu, pengembang Cilegon Hills telah me-launching program Cilegon Bebas Ngontrak, di lokasi pembangunan perumahan Cilegon Hills di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon.

Hendo Winata selaku Presiden Direktur Mitra Krakatau Propertindo, pengembang perumahan Cilegon Hills menjelaskan, program Cilegon Bebas Ngontrak bertujuan untuk menjadikan Kota Cilegon tidak sekadar sebagai kota transit tapi harus menjadi kota yang indah, nyaman dan aman untuk ditinggali. “Warga Cilegon harus bisa menjadi tuan di kampung halamannya sendiri. Masa terus-terusan ngontrak,” ujarnya.

Hendo melanjutkan, untuk mewujudkan hal itu pihaknya menyiapkan skema pembayaran rumah dengan uang muka 5 hingga 10 persen dari harga jual rumah mulai Rp 245 juta dan bisa dicicil selama 12 bulan. Kemudian untuk angsuran rumah bisa dilakukan hingga 25 tahun. “Skema ini pasti sangat memudahkan masyarakat untuk punya rumah sendiri “ katanya.

Masih menurut Hendo, konsep bangunan perumahan Cilegon Hills dirancang dengan gaya arsitektur American Modern Classic, tetapi dengan harga yang sangat terjangkau. Sehingga menurutnya, Cilegon Hills sangat tepat menjadi pilihan masyarakat sebagai hunian keluarga, sekaligus sebagai investasi. “Saya yakin pembeli pasti untung,” paparnya.

Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Kota Cilegon Irwan Kurniawan mengaku memberikan apresiasi kepada Cilegon Hills. Menurutnya, program itu menunjukkan jika Cilegon Hills tidak hanya memikirkan bisnis semata, tapi juga memperhatikan aspek sosial. “Perusahaan juga harus peka terhadap lingkungan sekitar,” katanya.

Staf Ahli Walikota Cilegon Erwin Harahap disaksikan Presdir Mitra Krakatau Propertindo Hendo Winata memukul gong saat launching Cilegon Bebas Ngontrak.

Komisaris Utama Cilegon Hills Adi Setiawan menambahkan, dengan dukungan masyarakat pencanangan Cilegon Bebas Ngontrak diharapkan bisa berjalan sukses dan bermanfaat bagi masyarakat. “Mudah-mudahan program kita bisa didukung oleh jaringan pengusaha nasional,” katanya.

Program ini, menurut Adi, sangat baik bagi pembangunan di Kota Cilegon. Karena program ini secara tidak langsung ikut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon. “Kita perlu memberikan pendidikan ke masyarakat, bahwa lebih enak punya investasi sendiri salah satunya rumah. Karena hal itu akan sangat menguntungkan keluarga. Ngontrak kan sifatnya hanya untuk sementara. Kalau sudah memiliki rumah sendiri kita akan bisa membangun keluarga yang harmonis,” paparnya.

Sementara itu, Staf Ahli Walikota Cilegon Erwin Harahap yang hadir dalam launching program Cilegon Bebas Ngontrak mengungkapkan, pembangunan diharapkan bisa dilakukan dengan maksimal, baik pada sarana penunjang, fasilitas sosial, dan fasilitas umumnya. “Program ini sangat bagus agar masyarakat Cilegon punya rumah sendiri, sekaligus bisa menjadi investasi yang sangat baik ke depannya,” katanya.

Mewakili Pemkot Cilegon, Erwin berharap program seperti itu juga bisa dilakukan oleh perusahaan lain di Kota Cilegon sehingga bisa terlaksana lebih masif lagi. “Rumah itu bukan investasi yang merugikan tapi justru investasi yang sangat menguntungkan,” katanya. (ADVERTORIAL)