Ini Empat Formatur Kandidat Ketua PAN Banten

0
1.035 views
Tujuh formatur kandidat Ketua DPW PAN Banten foto bersama dengan Ketua POK DPP PAN A Mumtaz Rais (keempat dari kanan) seusai Muswil PAN Banten di Kantor PAN Banten, Jumat (21/8/2020) petang.

SERANG- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN telah menunjuk empat formatur kandidat Ketua DPW PAN Provinsi Banten periode 2020-2025. Informasi yang dihimpun Radar Banten, mereka adalah Ketua DPW PAN Banten periode 2015-2020 Masrori, Walikota Serang Syafrudin, Sekretaris DPW PAN Banten Maryani AK, dan Ketua DPD PAN Pandeglang Hadi Mawardi.

Keempat formatur itu diberikan waktu sepuluh hari sejak Jumat (21/8/2020) untuk bermusyawarah memilih salah satu nama untuk menjadi ketua.

Sekretaris DPW PAN Banten Maryani AK saat dikonfirmasi membenarkan bahwa DPP sudah menetapkan empat formatur. “Iya sudah,” katanya, Sabtu (22/8/2020).

Maryani mengatakan, pihaknya akan mengagendakan musyawarah dalam waktu dekat. “Kami diberikan waktu 10 hari sejak musyawarah wilayah (muswil) DPW PAN Banten digelar pada Jumat (21/8/2020) hingga sepuluh hari ke depan. Mudahan – mudahan musyawarah formatur berlangsung lancar,” imbuhnya.

Maryani tidak mau memprediksi siapa formatur terkuat yang akan terpilih dalam musyawarah itu. “Musyawarahnya kan belum, jadi tunggu aja ya hasilnya,” ujarnya.

Sebelumnya Muswil PAN Banten yang digelar secara daring, Jumat (21/8/2020), menetapkan tujuh formatur yang diserahkan ke DPP PAN sebagai formatur. Mereka adalah Ketua DPW PAN Banten periode 2015-2020 Masrori, Walikota Serang Syafrudin, Sekretaris PAN Banten Maryani AK, Bendahara PAN Banten Dede Rohana Putera. Lalu, Ketua DPD PAN Kota Serang Erwin Muchlisin, Ketua DPD PAN Pandeglang Hadi Mawardi, dan Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Cilegon Edison Sitorus.

Dari tujuh nama yang diajukan itu, DPP PAN menetapkan empat nama. Empat formatur itu yang akan memilih ketua PAN Banten periode 2020-2025.

Dalam Muswil itu turut dihadiri perwakilan dari DPP PAN, Ketua POK A. Mumtaz Rais dan Ketua Bapilu Yahdil A. Harahap, dengan peserta yang terbatas karena menjalani protokol kesehatan Covid 19. (alt)