Ini Hasil Mediasi FSBKS di Ruang Kerja Walikota Cilegon

0
523 views

CILEGON – Tuntutan buruh outsourcing PT KS yang tergabung di FSBKS Cilegon mulai menemui titik terang. Mediasi yang berlangsung antara buruh dan pihak PT Krakatau Steel, Disnaker Cilegon dan Walikota Cilegon berakhir dengan hasil kesepakatan adanya pembukaan rekrutmen oleh PT KS khusus tenaga kerja outsourcing di tahun 2017 nanti.

Ketua FSBKS Cilegon Sanudin mengatakan, PT KS akan memberikan peluang kepada buruh outsourcing agar menjadi buruh organik pada pembukaan lowongan kerja susulan di tahun 2017. “Di dalam prosesnya, pembukaan rekrutmen untuk umum dan buruh outsourcing akan terpisah dan berbeda. Jadi penerimaan buruh outsourcing akan dikhususkan,” kata Sanudin, usai mediasi yang berlangsung di ruang kerja Walikota Cilegon, Rabu (28/12).

Lebih lanjut Sanudin menjelaskan, kesepakatan lainnya dari mediasi adalah perjanjian tidak adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) saat PT KS membuka rekrutmen kepada buruh outsourcing nanti. “Proses rekrutmen buruh outsourcing ini akan terus berlanjut setiap tahun. Dari kita minta yang direkrut maksimal umur 45 dengan ketentuan dari KS minimal SMA sederajat,” ujarnya.

Sanudin mengaku berterima kasih kepada Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi yang telah berperan dalam pemutusan hasil tuntutan buruh dalam mediasi tersebut. “PT KS sudah beritikad baik. Kami sampaikan terima kasih juga kepada Pak Wali dari hasil keberhasilan kami ini,” ucapnya.

Sementara itu, Staf Humas PT KS Vicky berharap setelah pertemuan tersebut hubungan antara buruh dan PT KS terjalin harmonis. Ketika ditanya berapa kuota perekrutan tenaga kerja untuk buruh outsourcing, Vicky mengaku belum mengetahui dan masih dalam tahap pengkajian. “Untuk buruh nanti ada sesi khusus di tahun depan. Kita masih butuh kajian yang tidak sebentar, (pembukaan rekrutmen) paling cepat dua bulan dan Maret sudah bisa dijalankan,” ungkapnya. (Riko)