Ini Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

0
194

SEJAk jaman dahulu, moringa atau daun kelor telah diketahui memiliki berbagai manfaat, khususnya untuk kesehatan.

Para orang tua jaman dulu telah memanfaatkan daun kelor ini untuk penyembuhan beberapa jenis penyakit.

Penyakit yang paling sering umum diobati dengan penggunaan daun kelor ini adalah penyakit demam.

Selain itu, daun kelor juga biasa digunakan untuk bahan sayuran.

Dari beberapa literature yang ada, diketahui daun kelor memiliki manfaat sebagai antimikroba, antibakteri, antioksidan, mempercepat penyembuhan berbagai penyakit radang, mengobati penyakit flu dan pilek, cacingan, bronchitis, kanker dan tiroid.

Beberapa literature bahkan menyebutkan bahwa daun kelor ini memiliki manfaat untuk mengendalikan virus herpes simplek dan HIV/AIDS.

Berikut ini beberapa manfaat moringa untuk kesehatan, seperti dilansir laman Care2.

1. Melawan malnutrisi

Di negara-negara berkembang, di mana gizi buruk lebih umum, kelor bisa menjadi penyelamat.

Faktanya, banyak komunitas dan desa menanam tanaman moringa untuk menjadikannya bagian pokok dari makanan mereka.

Seiring dengan kandungan jumlah vitamin dan mineral yang mengesankan, kelor adalah sumber protein dan lemak esensial yang baik.

Daun kelor bahkan telah digunakan sebagai suplemen multivitamin karena tingginya jumlah mineral seperti zat besi, kalsium, dan seng, semuanya penting untuk pertumbuhan dan perkembangan.

Pohon kelor juga tahan terhadap kekeringan dan bisa menahan iklim kering dan panas, menjadikannya sumber makanan padat nutrisi yang sangat baik bagi masyarakat miskin.

2. Bisa digunakan untuk pemurnian air

Menawarkan sifat antimikroba, biji kelor juga memainkan peran yang kuat dalam pemurnian air di negara berkembang.

Ketika Anda mengekstrak minyak dari biji kelor, maka hal itu akan menyebabkan Anda mendapatkan banyak protein.

Hal ini bisa menghambat pertumbuhan bakteri dan bisa digunakan untuk memurnikan air untuk manusia dan hewan.

Karena kelor mudah berkembang, ini adalah cara yang sederhana dan hemat biaya untuk mencegah penyakit yang ditularkan melalui air.

3. Bertindak sebagai Anti-inflamasi dan Antioksidan

Penelitian menunjukkan bahwa biji kelor mengandung campuran kuat antioksidan yang meningkatkan kesehatan.

Mereka menawarkan efek anti-inflamasi dan antioksidan, yang bisa membantu gejala kolitis ulserativa.

Dalam studi tikus, ekstrak biji kelor berfungsi sebagai anti-inflamasi dan antioksidan, meningkatkan gejala ulcerative colitis (UC).

Data ini menunjukkan efek yang serupa bisa dilihat pada manusia. Studi lain menemukan bahwa merebus biji kelor bisa meningkatkan ketersediaan antioksidan dan zat besi.

4. Tingkatkan kesehatan jantung

Berbagai penelitian telah menemukan bahwa biji kelor bisa meningkatkan kesehatan jantung dengan mengurangi trigliserida, stres oksidatif dan peradangan.

Mereka mengandung kadar lemak tak jenuh tunggal yang tinggi, yang bisa membantu menurunkan kolesterol LDL (buruk) dan bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke jika mengganti lemak jenuh.

Dalam satu studi laboratorium yang dilakukan pada tikus, konsumsi biji kelor mengalami penurunan stres oksidatif dan melindungi sel jantung sambil mengurangi peradangan.

Studi lain pada tikus menemukan bahwa bubuk biji kelor mengurangi fibrosis jantung, trigliserida dan denyut jantung serta bisa meningkatkan fungsi jantung secara keseluruhan. (fny/jpnn)