Ini Reaksi Grup Band Slank soal Teror ke Novel Baswedan

SLANK: Bimbim (paling kiri) bersama Kaka, Ridho dan Ivan (paling kanan). Foto: Dedi Yondra/JawaPos.Com

BAND rock Slank bereaksi galak atas aksi penyiraman air keras ke penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Drumer sekaligus pentolan Slank, Bimbim menyebut dalang dan pelaku penyerangan terhadap Novel jelas sangat tak berperikemanusiaan.

“Biadab ya,” kata Bimbim saat Ngobrol Santai Anti-Korupsi di Jalan Potlot, Jakarta Selatan, Rabu (12/4) malam, dilansir JPNN.com.

Para personel Slank pun memastikan diri bakal terus berjuang mendukung KPK dalam membasmi koruptor. Bimbim menyebut dukungan dari masyarakat ke lembaga antirasuah itu juga akan lebih besar.

Bimbim menambahkan, hal yang dialami Novel memang risiko dari perjuangan mengganyang koruptor. Menurutnya, andai aksi teror ke Novel itu hanya untuk test case, maka publik pasti mendukung KPK.

“Tapi ya risiko perjuangan. Cuma kalau ini test case koruptor untuk melihat seberapa besar rakyat ngedukung KPK, justru rakyat akan nunjukin. Slank malah makin tetep sampai hari ini dukung KPK, fight againts corruption ya,” ujarnya.

Namun, Bimbim enggan berspekulasi soal pelaku teror terhadap penyidik andalan KPK itu. Hanya saja, sulit menampik keterkaitan aksi teror terhadap Novel dengan ketegasannya mengungkap korupsi.

“Ya kita lihat aja. Tapi baunya terlalu bau ya. Jadi mau dibelokin ke mana pun baunya juga kecium,” sindir Bimbim.

Personel Slank lainnya juga tak mau menanggapi soal pelakunya. “Lihat penyidikan polisi aja,” tambah Ridho. (ded/JPG)