Ini Tanggapan Pj Gubernur Banten Soal Mi Instan Berstiker WH-Andika

0
402 views
Nata Irawan meninjau TPS 018 Drangong, Kota Serang, Rabu (15/2).

SERANG – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Nata Irawan memberikan tanggapan soal dugaan pelanggaran politik uang dengan modus memberikan paket mi instan berstiker pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim dan Andika Hazrumy di Ciruas,  Kabupaten Serang, tadi malam.

Setelah meninjau TPS 018 Drangong, Kota Serang,  Rabu (15/2), Nata mengaku sudah menerima laporan pelanggaran tersebut.  Nata mengaku menyerahkan proses penindakan sepenuhnya kepada Badan Pengawas Pemilihan Umun (Bawaslu)  Provinsi Banten.

“Iya, itu ditanganin sekarang dengan Bawaslu bahkan aparat kepolisian sudah melihat itu.  langkah riilnya saya rasa Bawaslu nanti yang akan mengambil langkah-langkah bijak, di Lebak juga ada. Nanti komunikasikan saja dengan Bawaslu,” ujar Nata sambil menuju kendaraan dinasnya, Rabu (15/2).

Tadi malam Tim Saber Politik Uang yang terdiri dari Panwas Kecamatan Ciruas mendatangi rumah seorang warga di Perumahan Bumi Ciruas Permai, Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Di rumah itu ditemukan delapan platisk besar berisi mi instan berstiker pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim dan Andika Hazrumy. Di setiap bungkusan plastik itu ada 25 paket sembako.  Dua bungkus besar dengan isi 50 paket sudah disebarkan. (Bayu)