CILEGON – Menyikapi adanya instruksi dari Kementrian Perhubungan RI tentang Penurunan Tarif angkutan di seluruh daerah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon dan DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Cilegon menyepakati adanya penyesuaian tarif baru.

Angkot yang beroperasi di enam lintasan trayek di Kota Cilegon diputuskan mulai Kamis (29/1/2015) ini akan menurunkan tarif sekira 5 persen dari tarif sebelumnya. “Penurunan tarif 5 persen ini, kami memandangnya positif, karena masih wajar. Kami tidak keberatan dan siap menerapkannya,” ujar Ketua DPC Organda Cilegon Ma’ruf Muhtadi kepada radarbanten.com.
Diketahui berdasarkan kesepakatan itu, Dishub Cilegon telah mengajukan permohonan draft revisi tarif melalui Keputusan Walikota nomor 551/Kep.481-DISHUB/2015 tentang tarif angkutan penumpang umum di wilayah Kota Cilegon dan masih menunggu persetujuan Walikota. “Seharusnya SK itu kemarin sudah ditandatangani, karena hari ini akan diberlakukan. Tapi mungkin satu dan lain hal jadi belum ditandatangani,” tambahnya.

Dalam draft revisi tarif itu disebutkan berlaku untuk seluruh angkot yang berjumlah sekira 1.250 angkot yang beroperasi di enam lintasan trayek antara lain yakni Cilegon – Merak, Merak – Salira, Cilegon – Anyer yang semula berlaku tarif Rp4 ribu untuk jarak dekat turun menjadi Rp3.800, sedangkan tarif jauh yang semual Rp8 ribu, akan diturunkan menjadi Rp7.600. Sementara itu, lintasan trayek Cilegon – Mancak yang semula jarak dekat Rp4 ribu, menjadi Rp3.800, sedangkan jarak jauh yang semula Rp9 ribu menjadi Rp8.550. Trayek lintasan Cilegon – Bojonegara, jarak dekat yang semula Rp4 ribu menjadi Rp3.800 sedangkan jarak jauh semula Rp7 ribu menjadi Rp6.650. Sedangkan Cilegon – PCI yang semula jarak dekat Rp3 ribu turun menjadi Rp2.850 sedangkan jarak jauh yang semula Rp4.500 turun menjadi Rp4.275. (Devi Krisna)