Ini yang Dibahas Kapolri Saat Lakukan Rapat Tertutup di Pelabuhan Merak

0
960 views

CILEGON – Usai menggelar rapat tertutup di VIP Room kantor Pelabuhan Merak, Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Banten Wahidin Halim, bersama Kapolda Banten, Kapolda Lampung dan jajaran PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) akhirnya memperkenankan awak media masuk kedalam untuk menggelar konfrensi pers, Minggu (11/6).

Kepada wartawan, Kapolri memaparkan apa yang dibahas dirapat tersebut. Yaitu mengenai persiapan arus mudik dan balik lebaran idul fitri.

“Sesuai jadwal sementara hari hari raya idul fitri jatuh pada 25 atau 26 Juni. Dan puncak kepadatan arus mudik diprediksi akan terjadi tiga hari sebelumnya yaitu pada tanggal 22, 23, dan 24,” ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Ia mengimbau kepada pemudik agar tidak memilih perjalanan di Sabtu dan Minggu karena pada hari tersebut biasanya jumlah pemudik akan jauh lebih meningkat. “Tidak menutup kemungkinan tanggal 19 sudah libur dan cuti bersama. Jangan juga pulang berbondong-bondong melakukan perjalanan di puncak arus mudik,” katanya.

Kepada pemudik yang menggunakan kendaraan baik roda dua dan empat, Tito meminta agar mereka terlebih dahulu menyiapkan bahan bakar minyak (BBM) kendaraannya dengan memenuhi tangki kendaraan agar tidak terjadi kehabisan BBM ditengah jalan. “Sebelum masuk tol dan jalanan yang macet kendaraan sudah full tank. Karena kalau mogok dapat menyebabkan kemacetan yang panjang,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)