Inovasi Pedagang Blok F, Layani Pemesanan Online

Mewabahnya virus corona membuat suasana Pasar Blok F, Kecamatan Cilegon, terlihat sepi pengunjung, Kamis (26/3).

CILEGON – Aktivitas jual beli di sejumlah pasar di Kota Cilegon mengalami penurunan. Itu karena sepinya masyarakat yang datang ke pasar untuk berbelanja kebutuhan pokok secara langsung.

Melihat kondisi itu, para pedagang membuat terobosan. Mereka dapat melayani pembelian lewat online. Tinggal dihubungi, lalu pesanan kebutuhan pokok segera diantar oleh ojek pangkalan.

Kepala UPT Pasar Blok F, Kecamatan Cilegon, Dani Rahmat mengatakan, satu pekan terakhir ini kunjungan ke pasar secara langsung menurun drastis. Ia mengaku tidak bisa memaparkan data secara terperinci, namun dari pantauan penurunan sangat signifikan.

Agar perekonomian di pasar tetap berjalan baik, fasilitas jual beli secara online sudah disiapkan dengan format yang lebih sederhana melalui telepon genggam.  “Online bukan pakai aplikasi, pakai nomor telepon. Kalau pakai aplikasi kan lama buatnya,” ujar Dani saat ditemui di Pasar Blok F, Kamis (26/3).

Dilanjutkan Dani, ada empat nomor yang bisa dihubungi masyarakat yang ingin membeli sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Blok F. Nomor-nomor tersebut adalah nomor telepon genggam milik pedagang. Antara lain 087871310101 atas nama Della Makmur, 087771529114 atas nama Jokowi, 081312662227 atas nama May, dan 087871778667 atas nama Ulfi Jaya.

Masyarakat bisa menghubungi nomor tersebut untuk membeli sesuatu melalui telepon atau pesan WhatsApp. Barang yang dibeli akan diantarkan oleh ojek pangkalan yang biasa memangkal di pasar Blok F. “Jadi empat pedagang itu yang menjadi koordinator, misalnya masyarakat butuh bawang, ikan, beras, nanti pedagang itu yang kontak, lalu kita berdayakan ojek pangkalan untuk antar,” ujarnya.

Kata Dani, penetapan nomor-nomor telepon genggam berdasarkan hasil persetujuan pedagang. Pihaknya akan memantau agar  bisa berjalan dengan baik dan pedagang tidak memainkan harga kebutuhan pokok.

Pada kesempatan yang sama, Kepala UPT Pasar Kranggot Aceng Syarifudin mengutarakan hal yang sama dengan Dani. Sejak wabah Covid-19 terjadi di Banten, secara berangsur kondisi pasar semakin sepi. “Mungkin karena masyarakat khawatir,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, hotline untuk belanja jarak jauh disiapkan. Sama seperti di Pasar Blok F, nomor telepon genggam yang bisa dihubungi oleh masyarakat adalah milik para pedagang. Dari selembaran yang beredar di media sosial setidaknya ada 35 kontak yang bisa dihubungi masyarakat. Kontak tersebut dibagi ke dalam jenis kebutuhan pokok.  Untuk pedagang sayuran sebanyak lima kontak; ikan, daging, dan ayam potong lima kontak; buah-buahan 10 kontak; sembako sembilan kontak; dan bumbu enam kontak.

Pantauan Radar Banten di Pasar Blok F dan Pasar Kranggot, Kecamatan Jombang, kemarin (26/3), memang tidak seperti biasanya. Suasana pasar terlihat lengang dibandingkan sebelum masa pandemi virus corona atau Covid-19. Para pedagang terlihat hanya merapikan dagangannya atau sekadar duduk di masing-masing lapak. (bam/alt/ags)