Inovasi Warga RW 08 Kampung Kopi Ditingkatkan

0
340 views

CINANGKA – Warga Kampung Kopi, RW 08, Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka, bertekad mempertahankan gelar Best of the Best Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2019. Salah satu caranya, dengan meningkatkan inovasi warga dalam pengelolaan sampah.

Saat Radar Banten mengunjungi kampung ini, Kamis (8/10) siang, di kiri dan kanan jalan terdapat tanaman hias. Tanaman bunga juga tumbuh rapi, sejajar dengan pagar bambu.

Di jalan dan pekarangan rumah warganya pun tak ada sampah plastik berserakan. Setiap sudut kampung ini terlihat bersih.

Pos ronda di tiga RT di RW 08 juga bagus. Warga membangunnya secara permanen. Peralatan keamanannya telah lengkap. Warga, bahkan menambahkan peta wilayah Desa Cikolelet di setiap pos ronda.

Menghadapi LKBA 2020, warga RW ini telah melakukan inovasi pengelolaan sampah serbuk kayu kelapa dan mahoni. Warga menggunakan sampah dari pabrik kayu itu untuk membudidayakan jamur tiram.

“Daripada serbuk kayunya dibuang gitu aja, kan lebih baik kita manfaatkan untuk membuat jamur,” kata Enah Surenah, ketua pengelola budi daya jamur tiram di Kampung Kopi kepada Radar Banten.

Pembudidayaan jamur tiram di kampung ini digeluti oleh Enah bersama 15 ibu-ibu warga RW 08. Prosesnya cukup mudah. Serbuk kayu dimasukkan ke dalam bag log atau wadah plastik berbentuk silinder yang telah dilubangi salah satu ujungnya. Bag log lalu disusun menumpuk mengikuti alur dinding kumbung atau bangunan penyimpanan bag log.

“Tinggal tunggu waktu panen. Biasanya dua atau tiga minggu juga sudah bisa dipanen,” ungkap Enah.

Jamur tiram dari kampung ini dijual seharga Rp5 ribu untuk seperempat kilogram kepada pedagang sayur keliling, rumah makan di sepanjang Jalan Raya Karang Bolong, serta pembeli online.

“Sehari untungnya bisa dapat Rp80 ribu. Lumayan buat nambah uang masak,” ungkap Enah.

Kepala Desa Cikolelet Ojat Darojat menambahkan, warga Kampung Kopi juga ada yang memiliki usaha peternakan kambing etawa. Susu kambing tersebut telah dipasarkan secara online dengan kemasan menarik.

“Ada juga peternakan burung puyuh. Alhamdulillah, LKBA membawa berkah,” ujar Ojat.

Ia memastikan, kekompakan warga pada ajang LKBA Kabupaten Serang tahun ini tak pernah kendor. Terlebih, target warga adalah mempertahankan gelar juara dan juga menjadi Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya.

“Kami pasti bisa. Semangat juara harus dipertahankan,” pungkas Ojat. (mg06/don)