Inter Milan Layak Disebut Raja Derby della Madonnina

Inter Milan layak disebut sebagai raja dalam Derby della Madonnina. Sebab I Nerazzurri selalu menang dalam dua laga derby di Serie A musim ini.

Pada bentrokan pertama 22 Oktober 2018 lalu, Inter menang 1-0 lewat gol Mauro Icardi di menit-menit akhir. Kini tim asuhan Luciano Spalletti kembali harus susah payah untuk mengalahkan rival sekotanya, AC Milan.

Tampil di Stadion San Siro, Senin (18/3) dini hari WIB, Inter unggul dengan cepat berkat aksi Matias Vecino. Di menit ketiga, dirinya sukses menyarangkan bola ke gawang kawalan Gianluigi Donnarumma.

Keunggulan Inter bertambah di babak kedua tepatnya menit 51. Kali ini giliran Stevan De Vrij yang berhasil menorehkan namanya pada papan skor. Bek asal Belanda itu mampu memaksimalkan umpan dari Matteo Politano.

Namun tak berselang lama, Milan bisa memperkecil ketertinggalan. Skor berubah 2-1 berkat Tiemoue Bakayoko.

Sayangnya gawang Rossoneri kembali kecolongan di menit 67. Kali ini gol Inter didapat lewat eksekusi penalti. Hadiah penalti tersebut diberikan wasit menyusul adanya pelanggaran dalam kotak terlarang. Lautaro Martinez yang maju sebagai eksekutor sukses mengubah skor jadi 3-1.

Tapi lini belakang Inter kembali lengah di menit 71. Berawal dari umpan silang Suso, bola sempat membentur tubuh Samir Handanovic. Si kulit bundar kemudian mengarah ke kaki Mateo Musacchio yang berdiri tanpa kawalan. Dengan mudahnya ia mengubah kedudukan jadi 3-2.

Di menit-menit akhir, wasit sempat mengeluarkan kartu merah untuk Andrea Conti. Namun keputusannya dibatalkan setelah ia melihat VAR (Video Assistant Referee). Pelatih Inter, Luciano Spalletti tidak terima dan langsung melancarkan protes. Tapi karena dianggap berlebihan, Spalletti akhirnya diusir dari pinggir lapangan dan masuk ke ruang ganti.

Beberapa detik jelang laga usai, Milan dapat peluang emas lewat Samu Castillejo. Namun Inter berhasil menjaga gawangnya dari kebobolan hingga peluit akhir dibunyikan wasit.

Dengan hasil ini, Inter berhak naik ke posisi tiga klasemen. Mereka memiliki 53 poin, menggusur Milan yang turun ke peringkat empat dengan kepemilikan 51 angka.

Susunan pemain
AC Milan: Donnarumma; Calabria, Musacchio, Romagnoli, Rodriguez (Cutrone 58′); Lucas Paqueta (Castillejo 46′), Bakayoko, Kessie (Conti 59′); Calhanoglu, Suso, Piatek.

Inter Milan: Handanovic; D’Ambrosio, Skriniar, De Vrij, Asamoah; Gagliardini, Vecino (Ranocchia 90+2′), Brozovic (Borja Valero 73′); Politano (Candreva 84′), Perisic, Lautaro Martinez.