ISIS Kirim Uang ke Indonesia Pakai Jasa Western Union

JawaPos.com
JawaPos.com

KELOMPOK Bahrun Naim yang menyerang jantung Ibu Kota Jakarta dianggap memiliki hubungan langsung dengan Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) atau Negara Islam Iraq dan Suriah. Dalam aksinya kelompok ini dapat suplai dana langsung dari ISIS.

Hal itu diungkap Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat menggelar jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (16/1). Orang nomor satu di korps Bhayangkara itu mengatakan, uang pelancaran aksi teroris ini sudah disuplai sejak 2015 lalu hingga awal 2016 ini. “Secara bertahap, ada Rp40 juta, kemudian Rp70 juta. Banyaklah dan tidak sekaligus,” beber Badrodin.

Pengiriminannya tidak lewat rekening, melainkan melalui jasa pengiriman uang luar negeri, yakni Western Union. “Iya mereka pakai itu (Western Union) dan si Bahrun Naim adalah perantaranya,” sambung jenderal bintang empat ini.

Saat ditanya apakah Bahrun Naim ada menggunakan uang sendiri untuk mengirim ke anak buahnya yang ada di Indonesia, Badrodin masih belum bisa memastikan. Namun, uang yang digunakan untuk aksi teror di Indonesia digunakan untuk kebutuhan seperti membeli bahan peledak. (JP/RBOnline)