Istri Karyawan PEMI Positif Covid-19

0
1.519 views
Ilustrasi tes virus corona (iStockphoto).

SERANG – Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang bertambah. SJ (39), warga Jalan Jiwantaka, Lingkungan Pekarungan Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang menjadi pasien nomor sembilan. Ibu Rumah Tangga (IRT) itu diduga tertular dari barang melekat pada suaminya yang bekerja di PT Eds Manufacturing Indonesia (PEMI), Balajara, Tangerang.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, SJ dinyatakan positif berdasarkan hasil swab yang dilakukan Dinkes Kota Serang, Jumat (8/5). Hasil swab SJ keluar Selasa (26/5) dari RSUD Banten. Selasa (26/5) sore, SJ dijemput petugas kesehatan dari rumahnya dengan peralatan lengkap untuk mendapatkan perawatan di RSUD Banten. Kejadian ini sempat menjadi tontonan masyarakat sekitar dan ramai beredar di media sosial.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Serang, W Hari Pamungkas membenarkan, SJ (39) berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) terkonfirmasi positif berasal dari cluster lama yang telah ditangani pihaknya. “Bertambah satu lagi (Sembilan) positif Covid-19. Itu hasil dari pengembangan cluster lama (PT PEMI-red),” ujarnya kepada Radar Banten, Selasa (26/5).

Hari menjelaskan, dugaan sementara SJ tertular dari benda yang melekat di badan suami yang berkerja PT PEMI. Namun, suami SJ, FJ dan kedua anaknya dinyatakan negatif. “Diduga dari penularan di luar kota Serang. Walaupun suaminya negatif. Tapi, virus ini menular melekat dari barang-barang yang melekat pada tubuh,” terangnya.

Ia mengungkapkan, sebanyak 40 orang di lingkungan tempat tinggal FJ, Senin (8/5) lalu, telah dilakukan swab oleh petugas Dinkes Kota Serang. “Saat ini SJ dibawa ke RSUD Banten untuk mendapatkan perawatan dan Isolasi disana,” ungkapnya.

Hari meminta warga yang bekerja di luar Kota Serang tetap menerapkan protokol kesehatan saat pulang ke rumah dengan cara menanggalkan seluruh pakaian dan menyimpan di tempat cucian khusus, kemudian langsung dicuci dengan air panas. “Benda-benda yang melekat di badan contoh jam tangan, dompet, kacamata, handphone disimpan pada satu tempatkan dan disemprot cairan Disinfektan, supaya tidak membawa virus ke dalam,” terangnya. (Fauzan)