Istri Kerja di Luar Negeri, Suami Gantung Diri

SERANG – Merasa bersalah terhadap istri, Narman (25 ), nekat gantung diri di rumahnya di Kampung Pamong Udik, Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Sabtu (4/8). Korban ditemukan tewas gantung diri di ruang dapur dengan leher terjerat tambang plastik yang diikatkan pada balok atap rumah korban.

Motif gantung diri masih diselidiki petugas Reskrim Polsek Pontang. Namun dari tulisan di secarik surat yang ditemukan, korban mengungkapkan penyesalannya dan permohonan maaf terhadap istri dan keluarganya. Dalam surat wasiat yang ditulis Narman, tertulis penyesalan telah meminjamkan uang hasil jerih payah istrinya yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri kepada orang lain. Korban meminjamkan uang tanpa seizin istrinya.

Diperoleh keterangan, jasad Narman yang menggantung di ruang dapur pertama kali ditemukan oleh Narmin, kakak kandungnya yang baru pulang dari sawah. Melihat adik kandungnya gantung diri, Narmin sontak berteriak meminta pertolongan tetangganya. Dibantu Mursidi dan Sarja, jasad korban langsung diturunkan.

Sebelum kejadian, korban tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengakhiri hidupnya. Bahkan sebelum berangkat ke sawah sekira pukul 07.00 WIB, Narmin masih melihat korban tiduran sambil memainkan telepon seluler di kamarnya.

Begitupun saat Agus, adik kandung korban, berangkat berdagang sekira pukul 09.30 WIB, korban masih berada di dalam kamar sambil tidur. “Kami tidak menyangka,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Pontang AKP Boy Ahmad Syaripudin menjelaskan, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga kuat korban memang gantung diri karena ditemukan juga secarik kertas wasiat yang berisi persoalan pribadi korban.

“Kita temukan secarik kertas wasiat yang diduga ditulis korban yang berisi persoalan pribadi korban. Setelah dilakukan pemeriksaan tubuh oleh personel unit identifikasi serta permintaan pihak keluarga, korban kita serahkan kepada keluarga,” katanya. (BRP/RBG)