RANGKASBITUNG – Meningkatnya perkara kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak mendapat perhatian serius dari Bupati Iti Octavia Jayabaya.

Tahun ini terdapat lebih dari 21 kasus pelecahan dan kekeran terhadap anak di bawah umur. Karena itu ia meminta seluruh lapisan masyarakat termasuk keluarga agar lebih memerhatikan dan mengawasi proses perkembangan anak di ruang lingkupnya masing-masing.

Menurutnya, tingginya kasus kekerasan dan pelecehan anak disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya kurangnya perhatian dari pihak keluarga terhadap anak.

Iti mengatakan, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pihak keluarga guna menekan kasus tersebut. Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam proses perkembangan anak. Keluarga harus dapat mengawasi dan memagari dengan memberikan pendidikan yang tepat kepada si anak. (Nurabidin)