Jadi Lokasi Exit Tol, Tiga Jalan Desa Akan Diambil Alih Pemprov

0
454
Serang Panimbang
Dok: bappeda.bantenprov.go.id

SERANG – Menjadi lokasi salah satu exit Tol Serang-Panimbang, tiga jalan desa di Cikeusal dan Petir, Kabupaten Serang, serta di Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, akan diambil alih oleh Pemprov Banten.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten Hudaya Latuconsina. Menurutnya, peningkatan jalan desa menjadi jalan provinsi dilakukan untuk mendukung rencana pemerintah yang akan mengembangkan daerah di sepanjang exit Tol Serang-Panimbang sebagai pusat perekonomian masyarakat.

“Kita sudah mencoba membuat konsep transit oriented development, yang artinya adalah, sebuah model pusat pertumbuhan di setiap exit tol,” ujar Hudaya, Senin (18/9).

Hudaya menjelaskan, rencananya, pada jarak 40 kilometer dari pintu keluar tol, akan ditata untuk kepentingan zonasi yang akan digarap. Bisa zonasi komersial, perdagangan, industri, dan pemukiman.

Dengan adanya pengambil alihan tersebut, pada 2018 nanti akan ada pembebasan lahan untuk pelebaran jalan desa tersebut. Menurutnya, panjang jalan yang akan ditingkat statusnya rata-rata 10 kilometer, dan rencana pelebarannya mencapai 9 meter.
“Pak Gubernur (Wahidin Halim) menyebutnya, itu jalan arteri antar exit tol satu ke exit tol lain. Jadi posisi jalan itu harus kita tingkatkan statusnya minimal jalan provinsi,” ujar Hudaya.

Hudaya mengatakan, Pemrpov Banten saat ini sedang membuat desain untuk pengembangan kawasan tersebut. Yang terpenting, lanjut Hudaya, pengembangan pusat perekonomian tersebut disesuaikan dengan potensi di daerah masing-masing.

“Kalau ternyata di sana agro industrinya lebih kuat, maka industrinya yang mendukung agronya. Misalnya itu dekat dengan wilayah perikanan, maka dibuat industri agro perikanan. Artinya, pusat ekonominya disesuaikan dengan potensi di daerahnya,” katanya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)