Jagat FC Tahan Imbang Persikota

Pemain Jagat FC (kanan) sigap mengejar bola, menyerang pertahanan Persikota saat Kompetisi Liga 3 Asprov PSSI Banten, Rabu (10/7) di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang.

SERANG – Laga pembuka Kompetisi Liga 3 Asprov PSSI Banten 2019 ditandai dengan bertemunya Persikota menghadapi Jagat FC, Rabu (10/7). Klub pendatang baru, Jagat FC mampu menahan imbang juara bertahan musim lalu, Persikota dengan skor 1-1.

Kick off Liga 3 ini digelar di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang. Kedua tim sejak babak pertama bergulir telah bermain secara terbuka. Jual beli serangan antara tim Jagat FC dan Persikota tak terhindarkan.

Namun, klub sepak bola asal Kota Cilegon, Jagat FC yang diasuh pelatih Sasi Kirono Sumantri lebih dahulu unggul. Tepat menit ke-34, Hasnul Rifan memaksa penjaga gawang Persikota Nur Ikhsan memungut bola dari gawangnya sendiri.

Tertinggal 1-0, Persikota mencoba mengejar ketertinggalannya. Tetapi upaya Persita belum membuahkan hasil hingga babak pertama usai. Skor tak berubah.

Pada babak kedua, Persikota bermain lebih garang. Tim asuhan pelatih Adnan Mahing itu berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-54. Pemain tengah Persikota Alpin Alpani mencetak gol. Hasil imbang itu bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Pelatih Jagat FC Sasi Kirono Sumantri mengaku kecewa atas hasil yang terjadi. Menurutnya, secara permainan timnya bisa lebih unggul. Apalagi Jagat FC sempat memimpin di babak pertama. “Kita inginnya bisa menang, bukan imbang. Seharusnya pemain bisa menambah keunggulan di babak kedua. Tapi malah terkejar,” kata Sasi.

Namun, Sasi tetap mengapresiasi upaya anak asuhnya. Meski ada beberapa catatan yang harus diperbaiki untuk menghadapi laga selanjutnya. “Banyak peluang yang sudah diciptakan pemain. Namun belum bisa berbuah gol. Finishing menjadi evaluasi untuk pemain,” ungkap mantan pelatih Persegres Gresik United ini.

Pelatih Persikota Adnan Mahing juga menyayangkan permainan anak asuhnya pada laga tersebut. Permainan Persikota tidak sesuai harapan, khususnya di babak pertama. “Saat pertandingan pertama, pemain kita bermain kurang lepas. Mereka baru mulai konsentrasi setelah babak kedua,” jelas Adnan.

Adnan mengaku akan terus membenahi para pemainnya saat latihan jelang laga kedua berlangsung. “Nanti akan kita evaluasi kekurangannya. Utamanya untuk memperkuat lini pertahanan dan penyelesaian akhir,” kata Adnan. (Riko B/RBG)