Jagoan Kicau Mania Turun Tangan

Jelang Launching Lapangan Radar Banten Bird Song

PERSIAPAN: Arif Melodik dari PMC Team (kiri) membersihkan kandang burung miliknya sebagai persiapan turun di Radar Banten. FOTO: ALWAN/ RADAR BANTEN

RATUSAN kicau mania di Provinsi Banten bakal meramaikan launching Lapangan Radar Banten Bird Song pada Kamis (11/5). Ketua Panitia S Iskandar mengatakan, hingga kemarin sore lomba burung yang diadakan dengan menggandeng Rajawali Indonesia itu sudah terdaftar sekira 200 kicau mania yang sudah memesan tiket. Namun, jumlah tersebut diyakininya akan terus bertambah.

Salah satu kicau mania dari tim Altris SF Anto Wibisono memastikan akan siap untuk meramaikan launching Lapangan Radar Banten Bird Song secara full team. Ia juga mengaku akan menurunkan burung-burung yang biasa diturunkan dalam lomba-lomba. “Satu tim nanti, kami akan turunkan lima sampai tujuh burung untuk kenari, ciblek, kacer, dan lainnya juga akan menyusul,” ungkapnya.

Ia juga berencana untuk menurunkan burung-burung yang menjadi andalan tim Altris SF. Untuk kenari, ia akan menurunkan Feliks, Bintang Kejora, Tintin, RJ, Wolfrine, dan Maradona. “Burung yang akan kami bawa sudah berprestasi di event nasional ataupun di Banten, nanti kami juga akan bawa lovebird seperti sapu jagat dan ling-ling. Kalau launcing di Radar Banten ini Altris wajib hadir,” jelas Korlap Altris itu.

Terpisah, salah satu anggota Pleci Mania Cilegon (PMC) Team, Arif Melodik mengatakan, ia dan beberapa anggota PMC Team bakal meramaikan lomba burung di Radar Banten. “Kami akan turunkan satu tim kurang lebih 15 orang,” ungkapnya.

Ia mengaku akan membawa burung-burung yang menjadi jagoan di timnya seperti Petterpan, Cah Lontong, Kliwon, Rapia, Seksofon, Bobo, dan Bati Besar untuk meramaikan lomba kicau mania di Radar Banten. “Kalau untuk yang paling berprestasi Petterpan punya saya, karena 12 kali juara satu dalam dua minggu pada beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Kata dia, Petterpan sudah ia pelihara sekira dua tahun dari burung bahan hingga sekarang sudah banyak berprestasi. Untuk perawatannya, lanjut Arif, yang terpenting terkait kebersihan kandang dan menjaga stamina burung. “Saya dulu beli Rp400 ribu, setelah saya beli dua minggu langsung menang juara tiga di acara Radar juga pada 2015,” tutur warga Kelurahan Jombang Kali itu.

Sementara itu, anggota Wolu Tim, Bayu Aji Pratama mengatakan, pihaknya akan meramaikan agenda yang digelar Radar Banten, terlebih lokasi lomba yang berada di Serang juga sangat dekat dengan rumah para anggota. “Insya Allah kita akan turun delapan hingga sepuluh ekor, banyak yang nanti akan ikut ke sana. Anggota kita ada sekira 20 orang dan satu orang ada yang punya dua hingga tiga burung,” jelasnya.

Kata dia, pihaknya bakal menurunkan burung cucak ijo dan kenari yang menjadi andalannya. Untuk cucak ijo ia akan menurunkan Gaple, sedangkan untuk kenari akan menurunkan Kembang Goyang, Gerimis, Samson, dan Prima. “Kita kemarin yang di Tangerang di Lapangan Banteng juara tiga, kalau di lokal juga sering jadi juara. Untuk di Serang Cilegon, kami sering jadi juara umum,” ungkapnya. (Alwan/Radar Banten)