Jaksa Terpapar, Kejari Serang Swab Massal

0
1.473 views
Petugas kesehatan saat mengambil sampel lendir Kasi BB dan Barang Bukti Yanuar Adi Nugroho di Aula Kejari Serang, Selasa (12/1).

SERANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang melaksanakan swab PCR massal terhadap semua pegawainya, Selasa (12/1) pagi. Swab PCR massal tersebut dilakukan menyusul seorang jaksa yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Swab PCR tersebut dilaksanakan di ruang aula Kejari Serang. Pemeriksaan swab PCR tersebut dilakukan oleh tiga petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang. Ketiganya menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap saat melaksanakan pemeriksaan pengambilan sampel lendir dan hidung.

Kajari Serang Supardi mengatakan test swab PCR tersebut dilakukan menyusul adanya dua pegawai Kejari Serang yang reaktif saat rapid test dilaksanakan pada pekan kemarin. Menindaklanjuti rapid test tersebut, kemudian dilakukan swab PCR. Hasilnya, satu pegawai dinyatakan positif Covid-19.

“Hari ini semua pegawai baik jaksa, staf pegawai honorer dan keamanan dilakukan pemeriksaan swab PCR. Swab PCR ini kami lakukan menyusul seorang pegawai yang dinyatakan positif Covid-19,” kata Supardi kepada Radar Banten kemarin.

Informasi yang diperoleh Radar Banten, pegawai yang terpapar Covid-19 tersebut berinisial MS. Ia merupakan jaksa di bidang pidana khusus (pidsus). “Saat ini yang bersangkutan masih dalam proses pemulihan dan menjalani isolasi mandiri,” kata Supardi.

Supardi mengatakan setiap satu bulan sekali semua pegawai Kejari Serang dilakukan pemeriksaan test rapid. Tindakan tersebut dilakukan untuk mendeteksi sekaligus memastikan ada tidaknya pegawai Kejari Serang yang terpapar Covid-19. “Kami biasanya satu bulan sekali, tetapi karena kemarin ada yang reaktif maka kami langsung tindaklanjuti dengan test swab PCR,” kata pria asal Solo, Jawa Tengah (Jateng) ini.

Ditegaskan Supardi, semua pegawai dan masyarakat yang datang ke kantor Kejari Serang wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan tidak berkerumun. “Di Kejari Serang itu semua harus melaksanakan protokol kesehatan,” ucap Supardi.

Supardi menuturkan, pasca terpaparnya seorang pegawai Kejari Serang pihaknya telah meminta bantuan gugus tugas untuk melakukan penyemprotan seluruh ruangan Kejari Serang. Diharapkan tidak ada lagi pegawai Kejari Serang yang terpapar Covid-19. “Mudah-mudahan setelah ini tidak ada lagi (terpapar-red),” tutur Supardi. (Fahmi Sa’i)