Jalan di Pusat Kota Serang Berlubang

0
1.174 views
Kondisi Jalan KH Amin Jasuta, kawasan Markas Brimob, Kelurahan Lontarbaru, Kecamatan Serang, Rabu (19/2).

SERANG – Warga meminta Pemkot Serang segera memperbaiki jalan rusak di pusat Kota Serang. Selain membuat kemacetan, jalan berlubang membahayakan pengguna jalan. 

Lokasi jalan rusak di pusat kota, khususnya di Kecamatan Serang, seperti Jalan KH Amin Jasuta Lontarbaru, Jalan Kelapa Kagungan, Jalan Kagungan Lontarbaru, Jalan Ciracas Kelunjukan, Jalan KH Khozin Sumurpecung, dan Jalan Sayabulu, Kelurahan Serang.

Lubang jalan setelah hujan menyisakan genangan air. Diameter lubang beragam, dari ukuran kecil hingga sekira dua meter. Seperti halnya di Jalan KH Amin Jasuta, Lontarbaru, lokasi lubang persis di depan Mako Brimob Polda Banten dan di Jalan Sayabulu Serang. Kondisi itu membuat pengguna jalan berhati-hati saat melintas untuk menghindari kecelakaan dan percikan air. Laju kendaraan yang tersendat menyebabkan kemacetan pada pagi dan sore hari saat aktivitas warga sedang padat.

Agus, salah seorang warga Sayabulu, Kelurahan Serang, mengeluhkan kondisi jalan. Jalan Sayabulu rusak dan hingga kini hanya dilakukan pemadatan tanpa pengaspalan.

“Kurang lebih lima bulan belum diperbaiki (pengaspalan-red). Paling diratakan sama batu saja. Sampai sekarang begitu saja,” ujarnya kepada Radar Banten, Rabu (19/2).

Akibatnya, kata Agus, kemacetan sering kali terjadi di jalan pada pagi dan sore hari. Bahkan terjadi kecelakaan. “Kami minta diperbaiki. Jangan dikasih batu saja. Kalau bisa diaspal. Padahal ke sini banyak mobil pelat merah (kendaraan dinas) yang melintas. Masa tak ada perbaikan” katanya.

Warga Serang lainnya, Yudi, mengeluhkan kondisi Jalan KH Amin Jasuta. Kondisi jalan memprihatinkan. Padahal jalan itu termasuk jalur padat karena ada lembaga pendidikan.

“Kalau pagi dan sore macet. Itu sama-sama menghindari lubang. Iya kan? Tuh, lihat saja,” katanya.

“Kalau saya, inginnya segera diperbaiki. Kalau jalan bagus kan semua warga juga senang. Tidak terganggu apalagi sampai ada kecelakaan,” sambungnya.

6,35 Km Jalan Kota Rusak

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang tahun 2018, kondisi jalan rusak hanya 6,35 kilometer. Itu pun kondisinya rusak ringan. Kondisi jalan yang rusak itu hanya 3,05 persen dari total panjang jalan yang menjadi kewenangan Pemkot Serang, yakni 208,16 kilometer. Sementara itu, kondisi jalan yang dalam keadaan baik, yakni 138,624 kilometer atau 66,6 persen dan kondisi sedang 63,185 kilometer atau 30,35 persen.

Berdasarkan pantauan Radar Banten yang disandingkan dengan data 2018, ada beberapa ruas jalan yang kondisinya baik di dalam data, tetapi sudah rusak saat ini, seperti Jalan KH Amin Jasuta yang mempunyai panjang 0,45 kilometer dan lebar 4,5 meter.

Kepala Dinas PUPR Kota Serang M Ridwan mengatakan, tahun ini ada beberapa ruas jalan yang ditingkatkan, terutama jalan-jalan utama. “Untuk Jalan Amin Jasuta, tahun ini akan ditingkatkan dengan hotmix,” ujar Ridwan, Rabu (19/2).

Ridwan mengatakan, lantaran saat ini di ruas Jalan KH Amin Jasuta diberlakukan sistem satu arah, maka menjadi salah satu ruas jalan yang penting. Untuk itu, badan jalannya juga akan ditambah 75 sentimeter.

Kata dia, untuk ruas Jalan Ciracas-Dalung, pihaknya akan melakukan pemeliharaan tahun ini. Sedangkan peningkatannya baru akan dilaksanakan tahun depan. Namun untuk ruas Jalan Dalung-Cigintung, akan ditingkatkan dengan beton.

“Tentu kami ingin semuanya dalam kondisi baik, tapi akan dilakukan secara bertahap,” tuturnya.

Ridwan mengatakan, untuk ruas jalan yang akan dilakukan pemeliharaan, pihaknya memang baru menambal dengan batu split. “Nanti akan ditutup dengan hotmix bersamaan dengan ruas jalan lainnya juga yang masuk dalam pemeliharaan agar peng-hotmix-annya berbarengan,” ujarnya.

Untuk pembangunan dan peningkatan jalan, ia mengaku sedang menuju proses lelang. Selain pembangunan yang dibiayai APBD Kota Serang, ada juga yang dibiayai dana alokasi khusus (DAK) dari APBN sebanyak dua ruas jalan dan bantuan keuangan dari APBD Provinsi Banten sebanyak dua ruas.

“Salah satunya Jalan Amin Jasuta. Kalau untuk pemeliharaan jalan sudah mulai,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Serang M Ibra Gholibi mengatakan, peningkatan dan rehab jalan ada di 13 ruas jalan. Sedangkan pemeliharaan jalan tersebar di beberapa ruas jalan. (nna-fdr/aas/ira)