CIBEBER – Jalan menuju kawasan wisata Villa Ternak Cikerai, Kecamatan Cibeber, mengalami kerusakan. Warga berharap Pemkot Cilegon segera memperbaiki kerusakan tersebut agar para pengunjung destinasi wisata andalan di Kota Baja merasa nyaman.

Lurah Cikerai Astari mengatakan, sejak berdiri pada 2017, pengunjung Villa Ternak Cikerai terus mengalami peningkatan. Jika dirata-rata, per hari mencapai 200 pengunjung. Jumlah itu bahkan terus bertambah pada akhir pekan.

    “Cuma sangat disayangkan kondisi jalan masih ada yang rusak. Masih ada jalan yang belum dibeton sepanjang satu kilometer,” ujar Astari kepada wartawan, Jumat (11/1/2019).

Kondisi tersebut, kata Astari dikhawatirkan dapat mempengaruhi jumlah pengunjung. Idealnya, kata dia, jalan menuju tempat wisata nyaman. Ia berharap, betonisasi mulai dari pertigaan kantor kelurahan hingga depan SMPN 8 Cilegon bisa selesai pada 2019.    

    “Kalau sudah dibangun, kelurahan tinggal memperbaiki drainasenya. Sebagaimana mestinya kampung wisata,” katanya.

Lebih lanjut, Astari mengungkapkan, keberadaan tempat wisata seluas tiga hektare itu cukup banyak menyerap tenaga kerja. Tak kurang dari 50 pekerja yang merupakan warga Cikerai bekerja di lokasi tersebut. Mulai dari juru parkir hingga pengurus ternak. Selain warganya, ada tiga kelurahan lainnya yang diberdayakan.

    “Alhamdulillah warga kami terberdayakan,” katanya.

Camat Cibeber Noviyogi Hermawan mengakui, pembangunan jalan menuju kawasan Villa Ternak Cikerai belum rampung. Penyebabnya, terjadi gagal lelang pada proyek betonisasi kurang lebih satu kilometer itu. Dia meminta warga bersabar karena jalan yang belum dibeton juga tidak terlalu panjang.

“Itu gagal lelang. Pembangunannya diundur tahun ini. Mudah-mudahan terealisasi,” kata mantan kepala Satpol PP itu. (Fauzan/ibm/ira).