Jalan Kramatwatu-Kasemen jadi Lautan Sampah

Pengendara melewati tumpukan sampah di Jalan Kramatwatu-Kasemen, Kecamatan Kramatwatu, Sabtu (16/5).

KRAMATWATU – Jalan Kramatwatu-Kasemen, tepatnya di jembatan tol Tangerang- Merak, Kecamatan Kramatwatu menjadi lautan sampah. Kondisi itu pun dikeluhkan masyarakat karena membuat wilayah menjadi kumuh, selain menimbulkan pencemaran lingungan.

Pantauan Radar Banten, Sabtu (16/5) di Jalan Kramatwatu-Kasemen, tepatnya di jembatan Tol Tangerang-Merak, sampah menumpuk di tepi sepanjang jalan. Selain membuat kawasan menjadi kumuh, tumpukan sampah juga menimbulkan bau tak sedap. Tampak sejumlah pengendara yang melintasi sampah berkendara sambil menutup hidung.

Warga setempat, Saifudin mengatakan, sampah yang menumpuk di wilayahnya itu merupakan sampah rumah tangga. Kondisi itu sudah menjadi lama terjadi. Kawasan tersebut sering dijadikan tempat transit sampah liar. Saifudin mengaku, tidak mengetahui kapan pembuang sampah beraksi. Yang jelas, setiap pagi tumpukan sampah sudah menghiasi kawasan. “Membuang sampahnya ngumpet-ngumpet. Kayaknya malam-malam atau pagi-pagi sekali,” ujarnya.

Kondisi itu, dinilainya, sudah sangat mengganggu lingkungan setempat. Selain merusak pemandangan, sampah juga menimbulkan bau tak sedap. “Harusnya ada tempat buat ngebuang, biar enggak berceceran begini,” kesalnya.

Menanggapi hal itu, Camat Kramatwatu, Wawan Setiawan mengklaim, pihaknya rutin membersihkan wilayahnya yang saat ini menjadi lautan sampah tersebut. Namun, ia menduga, warga kurang kesadaran akan membuang sampah dan terus membuang sampah di lokasi tersebut secara diam-diam. “Kami akan terus sisir setiap hari,” tegasnya.

Menurut Wawan, sampah yang menumpuk merupakan sampah rumah tangga. Oleh karena itu, ia mengimbau, masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan agar terhindar dari penyakit. “Kita ada lima armada pengangkut sampah, setiap hari beroperasi,” tandasnya. (jek/zai)