Jalan Penghubung Dua Desa di Bojonegara Amblas

0
871 views
Tim Dinas PUPR Kabupaten Serang didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa memantau lokasi jalan yang rawan longsor.

BOJONEGARA – Jalan penghubung Desa Pakuncen dan Desa Mekarsari, tepatnya di Kampung Kedungingas, Desa Pakuncen, Kecamatan Bojonegara amblas tergerus arus air Kali Kedungingas. Kondisi itu pun menghambat aktivitas warga dan pengendara yang melintas.

Pantauan Radar Banten, kemarin siang di lokasi jalan amblas, setengah badan jalan dibatasi garis polisi sehingga akses hanya menyisakan setengah bahu jalan untuk kendaraan. Jalan berada di atas tebing dengan ketinggian sekira enam meter. Sejumlah warga dan pengendara tampak berhati-hati saat melintasi jalan.

Warga setempat, Fuad mengungkapkan, jalan sudah amblas sejak Kamis (13/2). Menurutnya, jalan amblas akibat tergerus air Kali Kedungingas. Panjang longsoran mencapai sekira 22 meter. Kondisi itu pun dinilai Fuad, sudah membuat khawatir warga melintasi akses jalan tersebut. “Semoga cepat ada perbaikan supaya warga aman dan nyaman melintas di jalan ini,” harapnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang Muhamad Hanafiah mengaku, sudah menerjunkan timnya untuk melakukan pendataan dan penanganan terhadap jalan penghubung dua desa yang amblas di Kecamatan Bojonegara. “Kami berencana membangun TPT (tembok penahan tanah) di sepanjang lokasi jalan yang tanahnya amblas,” ujar Hanafi di ruang kerjanya.

Saat ini, pihaknya belum bisa membangun TPT di lokasi jalan amblas karena curah hujan masih tinggi. Namun, ia berjanji, pembangunan TPT di lokasi jalan amblas akan diprioritaskan agar jalan segera bisa dilewati kendaraan. “Kemungkinan bulan depan akan kami bangun,” katanya.

Katanya, anggaran untuk pembangunan TPT menggunakan dana pemeliharaan. “Setidaknya dengan TPT bisa mengurangi risiko longsor,” pungkasnya. (mg06/zai/ags)