Jalan Poros Desa Cilupus – Ciusul Masih Terputus

LEBAK – Ruas jalan poros desa dari Kampung Cilupus – Ciusul, Desa Citorek Kidul, Lebak sampai saat ini belum bisa dilintasi kendaraan roda empat lantaran Jembatan Ciparahpal terputus dan Jembatan Cilimus rusak parah.

Kepala Desa Citorek Kidul Narta menyatakan, pembersihan jalan poros desa terus dilakukan dengan menggunakan satu unit alat berat. Sekarang ruas jalan tersebut sudah bisa dilintasi masyarakat pejalan kaki, namun untuk kendaraan roda empat tidak bisa melintas sama sekali. Apalagi di jalur tersebut terdapat dua unit jembatan yang rusak akibat bencana banjir bandang dan longsor pada Jumat (6/12) lalu.

“Alat berat masih kita operasikan untuk menyingkirkan material longsor. Namun kendaraan belum bisa melintas, karena ada jembatan yang terputus dan rusak berat,” kata Narta kepada Radar Banten.

Masyarakat yang akan keluar dari Ciusul menuju Cilupus harus berjalan kaki hingga beberapa kilometer. Mereka kini berharap kepada pemerintah Kabupaten Lebak dan Pemprov Banten memperhatikan jalan poros desa yang diterjang longsor ini. Sehingga jalan yang longsor dapat segera ditangani dengan sebaik-baiknya dan masyarakat bisa beraktivitas normal kembali.

“Ada jalan alternatif yang bisa dilalui dengan kendaraan roda dua. Namun kondisi jalannya licin dan masih dipenuhi lumpur, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Jumat (6/12) lalu banjir bandang dan longsor yang menerjang dua kecamatan di Lebak mengakibatkan 261 unit rumah terendam, dua rumah rusak, empat jembatan terputus, dan satu jembatan rusak. Kerugian akibat bencana alam tersebut diperkirakan mencapai Rp3 miliar lebih.(Mastur)