Jalan Rangkasbitung-Jambubol Terbelah

0
1505
Relawan BPBD Kabupaten Lebak meninjau lokasi Jalan Rangkasbitung – Jambubol yang terbelah di Kampung Parung, Desa Cikulur, Kecamatan Cikulur, kemarin.

Arus Lalu Lintas Terpaksa Dialihkan

CIKULUR – Ruas Jalan Rangkasbitung – Jambubol, tepatnya di Kampung Parung, Desa Cikulur, Kecamatan Cikulur, Rabu (3/2) pukul 4.00 WIB, terbelah.

Belahan jalan kabupaten itu mencapai 32 meter dengan lebar empat meter lebih.

Pantauan Radar Banten di lokasi, kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas di ruas Jalan Rangkasbitung – Jambubol itu. Oleh karena itu, kendaraan roda empat terpaksa diarahkan putar balik atau menjadi jalan alternatif untuk melanjutkan perjalanan.

Di lokasi, pihak kepolisian bersama relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak telah memasang garis polisi dan rambu lalu lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Lebak Hamdan Soleh mengaku, pada Rabu (3/2) dini hari pihaknya menerima laporan jalan rusak dari masyarakat.

Kemudian, sekira pukul 7.00 WIB, tim langsung bergerak ke lokasi untuk mengecek kondisi jalan yang retak itu.

“Kerusakannya cukup parah, karena itu kendaraan roda empat tidak bisa melintas sama sekali di ruas jalan tersebut,” kata Hamdan Soleh kepada Radar Banten, kemarin.

Menurutnya, instansinya langsung melakukan penanganan sementara agar ruas Jalan Rangkasbitung – Jambubol tetap bisa dilintasi. Caranya, dengan melakukan pengurukan dan pemadatan di lokasi jalan tersebut.

Selama proses perbaikan jalan tersebut, lalu lintas dari arah Cikulur menuju Rangkasbitung dialihkan ke ruas Jalan Jambubol – Sampay. Demikian juga sebaliknya, arus lalu lintas dialihkan melewati Jalan Raya Pandeglang dan selanjutnya ke Jambubol.

“Sekira pukul 16.00 WIB, kita sudah bisa tangani sementara jalan yang itu. Kendaraan roda empat sudah bisa melintas. Walaupun, mereka harus ekstra hati-hati dan harus memperlambat laju kendaraan agar tidak membentur badan jalan,” jelasnya.

Menurut Hamdan, kerusakan jalan di Kampung Parung, Kecamatan Cikulur itu diduga akibat kontur tanah yang labil dan tersendatnya gorong-gorong akibat galian tanah.

“Iya, gorong-gorongnya tersumbat akibat galian tanah di sekitarnya. Kita akan tangani agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” katanya.

Camat Cikulur Iyan Fitriyana membenarkan, ruas Jalan Rangkasbitung – Jambubol rusak pada Rabu (3/2) dini hari. Akibat bencana itu, terpaksa lalu lintas dari Jambubol ke Kaduagung dan sebaliknya dialihkan ke jalan lain.

“Bupati Iti Octavia Jayabaya dan jajaran juga meninjau lokasi jalan terbelah itu. Arahan dari Bupati segera ditangani agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ungkapnya.

Iyan mengakui, kontur tanah di lokasi jalan itu labil. Bahkan, di ruas jalan tersebut ada beberapa lokasi jalan ambles yang membutuhkan penanganan serius dari Pemerintah Daerah.

“Pekan lalu, Jalan Jambubol – Cileles juga ambles di Jambubol. Sekarang, di sini kembali ambles. Namun, alhamdulillah langsung ditangani,” katanya. (tur/zis)